Mohon tunggu...
Reza NurAzizah
Reza NurAzizah Mohon Tunggu... Lainnya - penulis amatiran

Hanya Mahasiswa Biasa

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga Perempuan Karier

29 April 2022   14:48 Diperbarui: 29 April 2022   14:49 117 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Budaya merupakan kebiasaan manusia untuk terus bertahan hidup. Budaya masyarakat selalu mengakar dan sulit untuk dirubah. Tetapi, perubahan itu akan muncul ketika suatu zaman mengalami perubahan. Sehingga, manusia dengan lambat atau cepat akan meninggalkan atau merekontruksi budaya yang ada di masyarakat.

Perempuan di jawa terkenal dengan sebutan Sobo Pawon. Artinya, perempuan selalu berada di dapur dan bertugas sebagai ibu rumah tangga. Sehingga, perkembangan pendidikan dan kelebihan perempuan tidak terlalu nampak. Bahkan, masyarakat dahulu menganggap bahwa setinggi apapun perempuan akan berada di dapur suatu saat nanti.

Budaya ini tentunya telah berubah di era modern saat ini. Perempuan era ini mendapatkan langkah yang lebih maju dan beberapa hal mempunyai kesamaan dengan laki-laki. Perempuan tidak hanya di dapur. Tetapi, perempuan juga berhak keluar untuk berprofesi. Mereka disebut sebagai perempuan karir. Perempuan karir merupakan perempuan yang tekun dalam salah satu bidang profesi baik urusan ekonomi, politik atau semacamnya (Lailiyah and Ridlwan 2020).

Perempuan karir terbagi menjadi dua yakni perempuan karir tidak terikat pernikahan dan perempuan karir terikat pernikahan (Djamaluddin 2018). Perempuan karir tidak terikat pernikahan sedikit memiliki permasalahan. Karena tanggung jawabnya yang hanya seorang diri. Sedangkan, perempuan karir terikat permasalahan cenderung memiliki masalah cukup banyak karena tugas berat sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya.

Terdapat dua permasalahan inti yang selalu menghantui seorang perempuan karir. Pertama, tugas dirinya sebagai seorang istri. Kedua, tugas dirinya dalam seorang ibu dari anaknya. Kedua permasalahan ini selalu menjadi permasalahan berat hingga seorang perempuan modern enggan memilih menjadi karir. karena, tugas berat yang harus ia tempuh.

Islam merupakan agama yang bersifat menyeluruh. Artinya, Islam mengajarkan manusia aspek kehidupan secara menyuluruh termasuk menjadi seorang istri dan ibu. Seorang istri dalam Islam dituntut untuk melayani dan menghormati suami. Sedangkan, perempuan karir telah menghabiskan sebagian tenaganya untuk bekerja. Sehingga, tingkat emosionalnya berkurang dan cenderung buruk ketika melayani.

Permasalahan kedua sebagai perempuan karir adalah perempuan sebagai sosok ibu. Merawat anak tentunya memiliki tantangan setiap saat. Dalam Islam, ibu merupakan madrasah pertama bagi anak. Ibu memiliki peran penting dalam perkembangan anak dari awal lahir hingga ia dewasa. Peran itu sangat berat bagi seorang ibu.

Perempuan karir menjadikan tugas seorang ibu semakin berat. Hampir sama dengan sosok sebagai istri, perempuan karir cenderung menghabiskan sebagian waktu dan tenaganya untuk bekerja. Sedangkan, anak harus mendapat perhatian ekstra dari orang tuanya. Hubungan emosional antara ibu dan anak sangat diperlukan untuk daya kembang anak. Sehingga, perempuan karir harus memaksimalkan tenaga dan waktu yang tersisa dalam merawat anak.

Era ini masih kesulitan dalam menanggulangi kedua masalah tersebut. Komunikasi merupakan poin penting bagi perempuan karir. komunikasi akan menjaga dan meringankan perempuan dalam berkarir. Terjaganya komunikasi, kedua masalah tersebut akan sedikit berkurang. Komunikasi akan membuat suami memahami istrinya yang berkarir. Dengan komunikasi juga, suami dan istri akan memikirkan langkah untuk anaknya dengan memberikan waktu khusus agar terjalin hubungan emosional dalam keluarga.

Di sisi lain, perempuan karir juga berarti nafas segar bagi para kaum laki-laki. Laki-laki yang dicap sebagai pencari nafkah akan merasa terbantu dengan perempuan karir. Dengan ini, seorang suami patut untuk memahami istrinya sebagai wanita karir. Perempuan tak harus menjadi perempuan karir di era ini. Tetapi, komunikasi dalam keluarga sekali lagi menentukan dengan menyesuaikan visi keluarga mereka.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan