Mohon tunggu...
Retno Ningtiyas
Retno Ningtiyas Mohon Tunggu... Lainnya - Human

Secangkir kopi tanpa gula

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

Mengenal Identitas Daerah Lewat Melodi Kedatangan dan Keberangkatan Kereta Api

24 Februari 2021   22:36 Diperbarui: 25 Februari 2021   10:16 2219
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Railway station | Vlad Chetan by Pexels

Etude lagu berjudul Le Chemin de Fer yang artinya rel kereta api ini sempat mendapatkan kritik dan dinilai buruk jika dibandingkan dengan karya Alkan yang lain. Namun meski demikian, melodi riangnya konon menjadi cikal bakal karya orchestra terkenal Arthur Honneger, Pacific 231 yang juga mewakili perkeretaapian.

Di Jepang, East Japan Railway Co atau JR East, memperkenalkan hassha merodi (melodi keberangkatan) pertamanya di berbagai stasiun pada 11 Maret 1989. JR East menggandeng Hiroaki Ide sebagai sound engineering yang bertugas menciptakan melodinya.

Tujuan awal pembuatan melodi keberangkatan kereta ialah untuk mengurangi stress penumpang yang timbul karena hiruk pikuk orang berlalu lalang, suara bising dari mesin kereta api, juga pergerakan puluhan ribu orang saat melewati lorong.

Manfaat melodi kedatangan & keberangkatan kereta api

  • Mengingatkan calon penumpang untuk bersiap diri menaiki kereta, serta tetap waspada untuk tidak mendekati peron karena akan ada kereta yang melintas
  • Memberikan perasaan lega kepada penumpang setelah duduk dan kereta mulai berjalan
  • Mengurangi kebisingan yang disebabkan deru mesin dan lalu lalang mobilitas orang dan barang di stasiun
  • Mengingatkan calon penumpang yang masih duduk di stasiun dan keretanya belum tiba, untuk tetap mawas, tidak terkantuk yang berakibat lewatnya gerbong kereta yang dinantinya
  • Menjadi sarana pelestarian budaya lewat lagu daerah
  • Menjadi identitas suatu daerah, untuk sebagian orang yang sering tertidur di kereta atau yang baru pertama kali naik kereta, agaknya mengenal melodi kedatangan dan keberangkatan dapat membantu untuk mengurangi risiko melewatkan stasiun tujuan.

Melodi kedatangan dan keberangkatan kereta di Pulau Jawa

Melalui beberapa sumber, berikut melodi kedatangan dan keberangkatan kereta yang ada di Pulau Jawa:

DAOP 1 Jakarta
St. Jatinegara, St. Gambir ( Instrumen Kicir-Kicir)
St. Karawang, St. Cikampek (Instrumen Manuk Dadali Standar)

DAOP 2 Bandung
St. Bandung, St. Padalarang, St. Cianjur (Instrumen Manuk Dadali Versi Angklung)
St. Kiaracondong (Instrumen Karatangan Pahlawan)

DAOP 3 Cirebon
St. Cirebon, St. Cirebon Prujakan ( Instrumen Kota Cirebon)

DAOP 4 Semarang
St. Pekalongan, St. Tegal, St. Semarang Tawang, St. Semarang Poncol, St. Batang, St. Kedungjati, St. Cepu ( Instrumen Gambang Semarang Jazz)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun