Mohon tunggu...
Retno Permatasari
Retno Permatasari Mohon Tunggu... Usaha Kecil

seorang yang senang traveling

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Zakat dan Bagaimana Menjaga Perilaku Kita

6 Mei 2021   05:53 Diperbarui: 6 Mei 2021   06:08 18 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Zakat dan Bagaimana Menjaga Perilaku Kita
mancode

Sebuah perusahaan skala menengah di sebuah kota di jawa Barat, selalu dengan cermat mempersiapkan zakat pada minggu ketiga bulan Ramadhan. Mereka menyisihkan sebagian dari keuntungan bagi masyarakat sekitar yang kurang beruntung. Mereka juga amat memperhatikan pendidikan anak dari para karyawan di level bawah. Sebagian dari anak karyawan akan diberi beasiswa atau semacam subsidi bagi pendidikan anak-anak mereka.

Dalam sepuluh tahun perusahaan yang awalnya hanya home industri itu akhirnya menjadi berkembang dan menjadi perusahaan skala menengah yang disegani para pesaing. Dan perusahaan ini tetap dengan kebiasaannya untuk selalu memberi zakat dan beasiswa bagi yang kurang beruntung.

Yang dilakukan oleh perusahaan X itu dengan menyisihkan sebagian keuntungannya  itu adalah upaya membersihkan diri -- menyucikan diri. Sang pemilik percaya bahwa sebagian keuntungan yang dia peroleh , sebagian merupakan hak orang lain . Karena itu dia akan menyucikan rezeki itu dengan memberi zakat kepada masyarakat sekitar dan memberi sedekah berupa subsidi pendidikan kepada anak para karyawannya yang kurang beruntung.

Zakat atau biasanya lebih dikenal sebagai zakat fitral adalah salah satu ibadah penting dan spesial di bulan kesembilan atau bulan Ramadhan ini. Dikatakan istimewa karena zakat ini merupakanhal yang wajib untuk seluruh umat untuk menyucikan dirinya.

Agama Islam mengajarkan bahwa menyucikan diri harus diekspresikan dengan berbagi ke sesama, entah itu tetangga, kerabat atau masyarakat yang tidak dikenal sekalipun. Karena agama ini mengajarkan bahwa kesucian itu sangat tergantung dengan bagaimana sikap kita kepada orang lain. Sikap yang baik menurut agama, selain menuruti semua perintah Allah, juga pada kemauan untuk berbagi kepada sesama. Karena hanya dengan berbagi dan memberi manfaat kepada orang lain maka itu akan membantu untuk menyucikan kita.

Yang menentukan orang itu suci atau tidak adalah Allah dan seseorang bisa dikatakan suci apabila dia membawa dirinya  untuk selalu ada di jalan Allah. Salat, Puasa, Zakat dan perbuatan baik kepada orang lain adalah beberapa cara untuk meraihnya. Perbuatan baik itu tidak saja berupa materi saja, tapi juga sikap yang baik, ucapan baik dan narasi media sosial yang baik pula.

Kita sering bertemu dengan orang yang secara offline baik dan sopan. Ketika bertemu selalu menunjukkan sikap baik dan rajin ke rumah ibadah tapi saat di media sosial, narasi yang ditulisnya penuh dengan ucapan tak pantas, penuh kebencian dan membawa benih-benih provokasi. Jika itu tejadi maka apa yang diperbuatnya sama saja dengan nol besar.

Karena itu kita harus selalu menjaga sikap dan perilaku kita agar selalu ada di jalan Allah. Sama dengan perusahaan yang saya ceritakan di atas sebagai ilustrasi, kita harus menjaga semua ucapan dan perilaku kita agar selalu berkenan di jalan Allah.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x