Mohon tunggu...
Magdalena Trivina
Magdalena Trivina Mohon Tunggu... A coward at heart. A brave by training.

I'm interested in technology, biz, volunteering, and language. So far.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Pengalaman Volunteer SA Tanah Abang

29 September 2020   22:55 Diperbarui: 29 September 2020   23:02 3 1 0 Mohon Tunggu...

Jadi dipikir-pikir, aku sudah lumayan lama juga gabung di komunitas Sahabat Anak (SA) di Jakarta. Awalnya bergabung, di sekitar tahun 2015. 

Yah, walaupun ada on dan off nya, dan aku berpindah juga, dulu pertama kali bergabung dengan SA Cijantung, dan setelah sekitar setahun, sempat vakum karena kerjaan yg agak sibuk, terus sekitar tahun 2017 atau 2018, gabung dengan SA Tanah Abang. 

Sekarang, aku sedang tidak tinggal di Jakarta, dan kegiatan Sahabat Anak juga sedang ditunda, karena dalam masa PSBB. Tapi setelah 5 tahun ini, aku ttp merasa kegiatan SA punya arti dan nilai sosial yang baik, terutama di kota besar seperti Jakarta, yang perbedaan ekonomi terlihat kontras sekali, dibandingkan kota kecil.

 For me personally, aku merasa utuh (*ihiy) sih kalau kumpul di SA bareng kakak2 voluntir dan adik di hari Sabtu, setelah semingguan kerja. 

Mungkin karena merasa bisa menanggalkan segala topeng, dan bisa stop thinking of life dari perspektif ambisi, uang, karir, competition, and just be a person. (Aku rasa ini juga akibat my Venus is in Virgo ahahaha.)

Jadi.. apa yang akan kutulis? Hmm.. aku pengen tulis ttg orang-orang yg aku temui di komunitas ini, khususnya di SA Tanah Abang (because they're the ones I interact with the longest), dengan cerita-ceritanya, mungkin gak semua, tp beberapa aja (for the time limitation). 

Writing about it will entertain me sih, aku gak tau org lain akan punya interest utk baca or not, but I do hope bisa bermanfaat, sbg sumber info kalau gak bisa jd inspirasi, or any form that may benefit you, the readers.

Jadi di SA Tanah Abang itu entah kenapa formasi volunter sepanjang 2018-2020 didominasi oleh perempuan dengan perbandingan agak ekstrim (10:1 or 10:2?), jadi sepertinya aku akan dedikasikan tulisan ini buat these power puff girls.

Pertama, adalah seorang anak dari Pontianak, yang merantau untuk kuliah ke Jakarta. Walaupun dia dari suku golongan minoritas, anaknya gak sombong, terbukti loh dia udah menjadi kakak ketua BPH sepanjang 2019, dan juga tempat curhat favorit adik-adik cewe, karena dia kuliahnya jurusan psikologi :) Aku salut sekali sama jiwa pelayanannya. Semoga setelah lulus, semakin jadi berkat bagi masyarakat.. Amin.

Kedua, adalah seorang putri Bangka-Belitong, yang merantau untuk kuliah, kemudian kerja ke Jakarta. Buat aku, dia orang yang unik juga. Juga dari golongan minoritas. Ada sisi ramahnya, dan ada sisi tegasnya. Aku salut sama disiplinnya. 

Cocok sekali mengemban tugas sbg seksi kurikulum di SA Tanah Abang, mengingat banyak kakak2 yg lain materi ngajarnya dadakan, pikirin di tempat, hehe. Jadi, terbantu banget dengan kedisiplinan kakak ini yg mengatur jadwal matpel bimbel dan memantau progressnya. 

Agamanya kebetulan beda sama aku, tp I feel like I can catch a glimpse of what Buddhist is, dari attitude nya kakak ini. Jadi, aku senang banget kenal kakak ini, aku jadi bisa punya perspektif lain tentang sosial, tentang agama juga.

Ketiga, adalah seorang scorpion girl, sama seperti aku, yang dulunya adalah adik binaan SA Tanah Abang, dan sekarang sudah lulus kuliah dan bekerja sbg karyawan swasta di Jakarta. Dia dulu yg pertama menyambut aku di SA Tanah Abang. 

Bukan cuma aku lah yang kagum, kalau dengan dia, she's a role model for many people. Dulunya tinggal di pinggiran rel, dan persist through high school and even university, dan kemudian membawa orang tuanya untuk tinggal di rumah yang layak di kampungnya di Jawa Tengah, until they passed away. I see what "persistance" is by knowing her.

Terakhir dulu, untuk saat ini, adalah untuk semua adik-adikku kelas 4-8 (duh mereka sudah kelas 6-10 deh kayanya sekarang, lama bgt gak ketemu), especially the girls, anak-anak yg baik dan selalu ceria. Yg pernah cerdas cermat bareng, lomba nari, bikin channel youtube *tp gak jadi. I miss you all so much, grow up good, grow up caring for others.

Hhaa...

Aku kangen kegiatan di SA Tanah Abang. Andaikan ada yang seperti itu di sekitaran Jawa Tengah. Kalau ada yang tau, please let me know, thanks!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x