Mohon tunggu...
Naries
Naries Mohon Tunggu... Lainnya - PNS

PNS .

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Merindu Putra, Bunda Merindu

3 Oktober 2022   20:22 Diperbarui: 3 Oktober 2022   20:33 64
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kembaranku mengepakan sayapnya lagi

Ke celebes menerpa gemerlap bintang di mayapada penuh nuansa.

Sementara aku akan mengangguk hingga pagi

Menyambutnya dalam rinduku yang membunca

Sewarna emas yang mengalir deras

Melumuri bandara yang riuh oleh senyum bundanya

Baca juga: Asa untuk Papuaku

Yang melepas pergi rindu yang sama.

Dia akan selalu mengangkasa

Bersama-sama anak-anak tempat lahirnya

Yang rindu menggiring bulan di mandala.

Baca juga: Tragedi

Amolongo

Nimaowitimi...

Timika, 14 April 2013

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun