Mohon tunggu...
RemahUpil
RemahUpil Mohon Tunggu... Menulis untuk bahagia

Menulis untuk bahagia

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Sasaran Pajak

20 November 2019   14:42 Diperbarui: 20 November 2019   14:44 0 0 0 Mohon Tunggu...

Tak seperti biasanya Bapak menelpon saat jam siang. Jadwal Bapak menelpon adalah malam hari selepas maghrib atau isya saat semua orang sudah selesai dari segala aktivitasnya masing-masing. Telponnya pun tak biasa, yang biasa hanya membahas keseharian dan kejadian-kejadian orang sekeliling rumah, kini membahas tentang pajak. Ternyata Bapak mendapat surat dari kantor pajak mengenai permintaan penjelasan dan/atau keterangan mengenai pembayaran pajak yang menurun dari tahun sebelumnya (2018).

Kebetulan Bapak saya membuka toko peralatan finishing meubel (macam handle, engsel, dll) yang menurut orang pajak termasuk dalam UMKM dan dikenakan pajak sebesar 1% dari omset. Tapi itu aturan lama, kalau saya browsing-browsing di internet, mulai 1 Juli 2018, pajak untuk UMKM sebesar 0.5% dari omset (PP 23 Tahun 2018). Kebetulan karena yang mengurus dan membayarkan pajak atas toko Bapak adalah saya, otomatis saya mengikuti aturan yang berlaku dan tentu saja itu menyebabkan penurunan pembayaran pajak. Tapi kenapa masih dipertanyakan sama kantor pajaknya ya?

Yang lebih herannya adalah, ada seorang yang saya kenal, beliau kaya raya, jaaaauh sekali dibandingkan dengan Bapak saya. Usahanya banyak tapi tidak pernah lapor pajak dan tidak pernah mendapat teguran dari kantor pajak. Saya tau karena saat saya bertanya soal pajak, beliau menjawab tidak pernah bayar ataupun lapor pajak. Disitu saya merasa kesal. Kenapa yang diuber itu-itu saja (selain pernah diberi surat, Bapak saya juga pernah dikunjungi sekali oleh petugas pajak). Kenapa tidak menyasar usahawan lain yang tidak pernah melaporkan pajaknya?. Tidak bayar/lapor belum tentu dia tidak ada omset kan?

Kalau dianalogikan, pajak adalah kas untuk suatu komunitas, kenapa yang sudah bayar malah dikejar terus menerus sedangkan yang tidak pernah bayar justru dibiarkan begitu saja. Padahal belum tentu yang tidak pernah bayar itu tidak mampu untuk membayar.

Kalau saya tarik kesimpulan dari kejadian yang saya alami, mending tidak usah bayar atau lapor sekalian sama sekali sehingga petugas pajak tidak sadar akan keberadaan usaha kita. Jadi kita nggak dikejar-kejar pajak lagi wkwkwkwkwkwk. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x