Mohon tunggu...
Relovanio Harvenando
Relovanio Harvenando Mohon Tunggu... Freelancer - mahasiswa

“Kuncinya terletak bukan pada bagaimana Anda menghabiskan waktu, namun dalam menginvestasikan waktu Anda.” – Stephen R. Covey

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Mengenal Manfaat dan Cara Menganalisis Kebangkrutan bagi Investor

27 November 2019   00:48 Diperbarui: 27 November 2019   01:01 1043
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

Beberapa perusahaan yang telah lama berkembang maupun perusahan startup  berisiko mengalami kebangkrutan. Umumnya , kebangkrutan merupakan ketidakmampuan perusahaan untuk menjalankan usahanya. Dapat pula diartikan sebagai kondisi ketika perusahaan tidak sanggup untuk membayar kembali utang-utang dari kreditur mereka.

Bagi perusahaan tentu sulit untuk menerima bahwa usaha yang dijalankan tidak akan lagi beroperasi karena kebangkrutan.Terutama bagi perusahaan startup, harus berupaya agar usaha yang dijalankan dapat bersaing dengan perusahaan yang telah lama berkembang dan tidak mengalami kebangkrutan.

Untuk itu bagi pemimpin perusahaan sangat penting untuk melakukan analisis kebangkrutan pada perusahaannya agar terhindar dari kebangkrutan (bankcruptcy). Analisis kebangkrutan merupakan analisis untuk memperoleh tanda-tanda awal tentang kebangkrutan.

Kebangkrutan (bankcruptcy) biasanya diartikan secara awam adalah sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasi perusahaan untuk menghasilkan laba, sedangkan menurut Undang-Undang No. 4 tahun 1998 adalah dimana suatu institusi dinyatakan oleh keputusan pengadilan bial debitur memiliki dua atau lebih kreditur dan tidak membayar sedikitnya satu hutang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih.

Sedangkan menurut Lesmana (2003:174) definisi kebangkrutan adalah sebagai berikut "resiko kebangkrutan berhubungan dengan ketidakpastian mengenai kemampuan atas suatu perusahaan untuk melanjutkan kegiatan operasinya jika kondisi keuangan yang dimiliki mengalami penurunan".

Setelah melakukan analisis kebangkrutan maka perusahan harus mempertahankan usaha yang dijalankannya, caranya yaitu dengan menarik para investor untuk menanamkan modal saham pada perusahaan agar perusahaan dapat melunasi kewajibannya.

Dalam dunia keuangan, investor merupakan suatu pihak baik perorangan maupun lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.

Selain itu dapat diartikan bahwa  investor ialah pemberi dana untuk mengembangkan bisnis. Lalu apakah analisis kebangrkutan juga memiliki manfaat bagi investor? Bagi para Investor dengan adanya analisis kebangkrutan pada perusahaan memiliki manfaat untuk melihat apakah perusahaan itu investasi yang bagus atau tidak.

Dengan membandingkan hasil analisis kebangkrutan antar perusahaan dan antar industri, investor dapat mengetahui adanya kemungkinan terjadinya kebangkrutan pada suatu perusahaan yang menjual saham perusahaannya sehingga hal tersebut akan memberikan pertimbangan yang lebih matang bagi para investor untuk menanamkan modal sahamnya pada perusahaan tersebut.

Hal itu akan memudahkan investor untuk mengurangi risiko kerugian dalam investasi. Maka dari itu melakukan analisis kebangkrutan penting dilakukan bagi investor.

Sebelum melakukan analisis, kita harus mengetahui bagaimana caranya. Banyak terdapat beberapa metode yang dilakukan untuk melakukan analisis kebangkrutan, salah satu caranya yaitu dengan metode analisis z -- score.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun