Mohon tunggu...
Reza Paradisa
Reza Paradisa Mohon Tunggu... Buruh - Pemulung Waktu Luang

Menulis berarti memberi kekuatan pada orang lain untuk membaca pikiran kita.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

1 Juni Diperingati Hari Lahir Pancasila, Pancasila yang Mana?

1 Juni 2019   13:03 Diperbarui: 28 Juni 2021   06:37 5656 4 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.
Lihat foto
https://nusantaranews.co

Barangkali Soekarno perlu berterima kasih kepada Moh. Yamin yang telah mengusulkan nama Pancasila sebagai nama bagi dasar negara kepada Soekarno.

Karena perlu diketahui bahwa istilah Pancasila pertama kali disampaikan oleh Soekarno pada saat sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei -- 1 Juni 1945.

Soekarno baru mendapat giliran untuk menyampaikan pidatonya mengenai usulan dasar negara pada tanggal 1 Juni.

Menariknya setelah menyampaikan usulan 5 dasar negara, Soekarno kemudian menyebut 5 dasar itu dengan nama Pancasila dengan menjelaskan bahwa nama tersebut diperolehnya dari seorang teman ahli bahasa yang tidak disebutkan namanya oleh Soekarno pada pidatonya.

Adapaun isi dari 5 usulan Soekarno mengenai dasar negara yang disebutnya sebagai Pancasila adalah : (1) Kebangsaan Indonesia, (2) Perikemanusiaan atau Internasionalisme, (3) Demokrasi atau Mufakat, (4) Kesejahteraan Sosial, (5) Ketuhanan yang Berkebudayaan.

Baca juga: Di Hari Lahir Pancasila, Mari Bersatu Menaati Protokol Kesehatan

Dalam rangka merumuskan dasar negara, Soekarno tidaklah menjadi satu-satunya orang yang menyampaikan rumusannya mengenai dasar negara.

Sebelumnya Moh. Yamin berkesempatan menyampaikan rumusannya terlebih dahulu pada tanggal 29 Mei 1945 tepat pada hari pertama sidang BPUPKI dibuka.

Dalam pidato tidak tertulisnya Moh. Yamin mengusulkan 5 rumusannya yang berbunyi, (1) Peri Kebangsaan, (2) Peri Kemanusiaan, (3) Peri Ketuhanan, (4) Peri Kerakyatan, (5) Kesejahteraan Rakyat. 

Kemudian pada tanggal 31 Mei disusul oleh Soepomo yang berkesempatan menyampaikan gagasannya mengenai dasar negara.

Dasar negara yang digagas oleh Soepomo ini berbunyi;, (1) Paham Persatuan, (2) Perhubungan Negara dan Agama, (3) Sistem Badan Permusyawaratan, (4) Sosialisai Negara, (5) Hubungan antar bangsa yang bersifat Asia Timur Raya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan