Mohon tunggu...
Rudi I
Rudi I Mohon Tunggu... Mahasiswa - Sedang belajar sastra Inggris 🇬🇧
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Selamat datang di blog yang membahas tentang kebarat-baratan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Drama dalam Sastra Inggris

1 Agustus 2021   20:02 Diperbarui: 1 Agustus 2021   20:13 91 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Drama dalam Sastra Inggris
Foto drama Les Miserables selama turnya di Broadway, Sumber Gambar: brodway.org

Drama adalah komposisi dalam syair atau prosa untuk dipentaskan di atas panggung, di mana sebuah cerita dihubungkan melalui dialog dan tindakan dan diwakili dengan tindakan, serta kostum dan pemandangan seperti dalam kehidupan nyata. 

Drama berasal dari teater rakyat. Drama merupakan karya sastra yang menggunakan kata-kata, efek pemandangan, musik, gerak tubuh para aktor dan bakat pengorganisasian seorang produser. Pemain drama yang harus dimiliki, panggung dan penonton. Awal dari drama di Inggris tidak jelas.

Drama berasal dari bangsa Romawi. Mereka memperkenalkan drama ke Inggris selama periode abad pertengahan. 

Ada bukti bahwa ketika orang Romawi berada di Inggris, mereka mendirikan amfiteater yang luas untuk produksi drama tetapi ketika orang Romawi pergi, teater mereka ikut pergi bersama mereka. 

Amfiteater adalah bangunan melingkar tanpa atap dan dengan deretan kursi yang menjulang di sekitar ruang terbuka. Amfiteater biasanya digunakan oleh masyarakat Yunani dan Roma kuno untuk menonton gladiator, namun saat dibawa ke Inggris menjadi panggung drama.

Secara bertahap pada abad ke-10, ritual drama memiliki sesuatu yang dramatis di dalamnya dan hanya memiliki sedikit fitur dari sebuah drama. Kemudian antara abad 13 dan 14, drama mulai memiliki tema yang dipisahkan dari agama. 

Muncullah drama dengan nama drama Miracle. Drama miracle adalah salah satu drama yang dikembangkan secara formal paling awal di Eropa abad pertengahan. 

Drama ini berfokus pada representasi kisah-kisah Alkitab di gereja-gereja. Kemudian, muncul lagi drama-drama keagamaan lain, yang diberi nama drama moralitas, di mana tokoh-tokohnya merupakan sifat buruk dan kebajikan abstrak. 

Drama moralitas adalah sejenis drama alegoris yang mempersonifikasikan kualitas abstrak sebagai karakter utama dan menyajikan pelajaran tentang perilaku dan karakter yang baik, populer pada abad ke-15 dan awal abad ke-16.

Jenis-jenis drama, antara lain:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN