Mohon tunggu...
raden cahyoprabowo
raden cahyoprabowo Mohon Tunggu... Cerdas Berbudi Pekerti Yang Luhur

Low Profile,Sederhana,Diam

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara

Kampanye Politik Virtual, Kenapa Tidak?

29 Juni 2020   07:00 Diperbarui: 29 Juni 2020   07:01 4 1 0 Mohon Tunggu...

Indonesia adalah Negara Pancasila dan Negara Hukum, Indonesia memiliki 17508 Pulau dari Sabang hingga Merauke, Luas keseluruhan Indonesia mencapai 2 Juta Km Persegi, Indonesia memiliki  34 Provinsi dari Sabang hingga Merauke. 

Indonesia memiliki Ideologi, Pemersatu Bangsa Indonesia,Dasar Negara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia sebagai Konstitusi Negara Serta Ketetapan MPR RI,NKRI Sebagai Bentuk Negara,Semboyan Negara Indonesia Adalah Bhinneka Tunggal Ika.

Indonesia memasuki era New Normal, Era Digitalisasi Media, Era UU ITE,Era Keterbukaan Informasi Publik, Era Bebas Berpendapat namun tetap mematuhi hukum berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia bilamana bersalah dimata hukum maka proses hukum berlaku di Indonesia karena Indonesia adalah negara Hukum.

Pilkada Serentak 2020 segera digelar pada Bulan Desember Tahun 2020 yang dimana untuk memilih kepala daerah mulai dari Walikota, Bupati, Gubernur menjelang Pilpres 2024. 

Beberapa bulan belakang ini termasuk sekarang Indonesia dilanda penyakit virus yaitu Covid 19 yang dimana penyakit virus tersebut menular ke manusia sehingga tatap muka saat melakukan interaksi manusia kemanusia melalui media online (daring) dan juga jaga jarak aman dengan menggunakan masker, cuci tangan dan cuci kaki menggunakan sabun mandi serta menjaga pola hidup sehat untuk kesehatan bersama.

Peran Media Online(daring) sangat membantu sekali dalam kehidupan masyarakat, berbangsa & bernegara Indonesia apalagi dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak segera diselenggarakan pada bulan Desember 2020 memiliki banyak manfaat. 

Dalam Pilkada 2020 segera digelar pada bulan Desember 2020 calon kandidat kepala daerah yang tadinya melakukan kampanye terbuka dilapangan luas namun kini beralih Kampanye Politik secara virtual dengan menggunakan online contohnya melalui g talk,zoom,skype dll.

Hal ini kampanye komunikasi politik secara virtual lebih efektif,efisien, praktis,mudah dijangkau oleh peserta dan juga bersifat terbuka untuk memilih pasangan calon kandidat dalam bursa Pilkada Serentak 2020 pada bulan desember 2020.

Ada kemungkinan Kampanye Politik Virtual pertama kali dilakukan karena masyarakat dalam berkampanye pilkada tidak boleh melakukan kerumunan massa, lebih efisien,praktis,terjangkau, mudah dilihat oleh peserta dari undangan yang terbuka untuk melihat visi dan misi paslon Pilkada 2020 dengan menggunakan media online (daring) dan/atau menggunakan aplikasi yang telah tersedia oleh panitia penyelenggara paslon Pilkada 2020 dalam melakukan komunikasi politik online (daring) paslon Pilkada 2020.

Indonesia Online (daring) untuk Indonesia Maju

Penulis

Raden Cahyo Prabowo,S.Ikom,M.Ikom

VIDEO PILIHAN