Mohon tunggu...
Raymond J Kusnadi
Raymond J Kusnadi Mohon Tunggu... Freelancer - Menulis adalah sebuah keberanian

http://www.unite-indonesia.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Simone Biles Menang Melawan Stigma di Olimpiade Tokyo 2020

30 Juli 2021   23:58 Diperbarui: 31 Juli 2021   01:06 247
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Simone Biles (Bryan Keane)

Nama Simone Biles mencuat di arena Olimpiade bukan karena memperoleh medali emas, namun karena keberaniannya untuk mengambil pilihan mundur tidak melanjutkan pertandingan.

Atlet senam Amerika itu adalah pemegang empat medali emas pada Olimpiade Rio 2016 pada cabang olahraga senam.  Perolehan ini menorehkan dirinya sebagai pesenam Amerika yang memperoleh medali emas terbanyak dalam sebuah olimpiade.

Sebelum Olimpiade 2020 dimulai, banyak kalangan memprediksi Biles akan melakukan sapu bersih medali emas senam di Tokyo. 

Namanya mulai bersinar saat memenangkan dua medali emas Kejuaraan Dunia pada 2013, saat usianya baru 16 tahun.  Raihan emas ini berlanjut dengan empat medali emas pada kejuaraan yang sama di 2014, lalu empat medali emas di 2015.

Total medali yang ia peroleh sebelum Olimpiade 2020 adalah 25 medali pada Kejuaraan Dunia, sebanyak 19 di antaranya adalah medali emas.  Prestasi ini membuat dirinya menjadi pesenam dengan medali terbanyak di sepanjang sejarah Kejuaraan Dunia.

Biles mengambil keputusan mundur justru ketika dirinya tinggal selangkah lagi untuk meraih medali emas.  Tanda-tanda ia akan mundur sudah mulai tampak di babak penyisihan ketika beberapa gerakannya tidak berlangsung sempurna.

Sebelum babak final, ia mengatakan bahwa dirinya seakan menanggung beban dunia di pundaknya.  Ia berusaha seolah-olah beban itu tidak mempengaruhi dirinya walau hal itu dirasanya berat.

Saat babak yang menentukan berlangsung, ia mengundurkan diri di tengah pertandingan.  Dengan Biles di tepi arena, Tim Senam Amerika mendapatkan medali perak dengan keceriaan seakan memenangkan emas.

Biles memberi alasan bahwa dirinya tidak siap secara mental karena saat bertanding membutuhkan fokus penuh 100%, bila tidak ini akan mencelakakan dirinya.  Ia lebih mementingkan kesehatan mentalnya ketimbang apa yang diharapkan banyak orang atas dirinya pada Olimpiade 2020.

Langkah revolusioner Biles ini justru menuai banyak dukungan publik mulai dari Gedung Putih hingga Unicef.  Dorongan semangat juga datang dari Justin Bieber hingga Manny Pacquiao.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun