Mohon tunggu...
Raya Azzikra Malewa
Raya Azzikra Malewa Mohon Tunggu... Lainnya - xi ips 1 (28)

-

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Resensi Novel "Percy Jackson"

3 Maret 2021   19:26 Diperbarui: 3 Maret 2021   19:54 9686
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Identitas Buku

Judul Buku : Percy Jackson ( And The Lightning Thief)

Pengarang : Rick Riordian

Penerbit : Puffin Books

Tahun Terbit : Juli 1, 2005

Jumlah Halaman : 377 halaman

ISBN : 0-7868-5629-7

Sinopsis Buku

Buku ini bercerita tentang seorang anak biasa yang bernama Percy Jackson yang mengidap penyakit disleksia dan GPPH. Setiap ia membaca tulisan, huruf akan melayang-layang tak beraturan karena otaknya yang terprogram untuk membaca huruf Yunani kuno. Akibat penyakit itu, ia sering dikeluarkan dari sekolah berkali-kali karena sering membuat masalah dan disangka gila. Tetapi itu hanya sekian dari masalah yang terus menghampirinya sampai ia tahu jati diri sebenarnya dan mengikuti perkemahan blasteran.

Perkemahan blasteran merupakan suatu tempat khusus untuk anak-anak yang mempunyai keturunan dewa, disana mereka terlindungi dari para monster yang berusaha membunuh mereka. Di perkemahan tersebut percy menemui hal-hal yang tak pernah ia bayangkan di dunia nyata seprerti bertemu dengan centaurus, cyclops, hydra, chimera dan monster-monster lainnya.

Pada saat diklaimnya Percy Jackson sebagai putra dari dewa laut yaitu Poseidon, sebelumnya telah terjadi perselisihan antara Zeus dan Poseidon karena Poseidon telah dituduh sebagai pencuri petir Zeus. Karena hukum kuno dewa mengatakan seorang dewa tidak bisa mencuri lambang kekuassan lain tanpa bantuan anaknya, maka Percy Jackson sebagai putra Poseidon dituduh sebagai pelaku utama atas pencuri petir Zeus. Dan Percy Jackson diberi kesempatan untuk mencari dan mengembalikan selama 10 hari untuk mengembalikan senjata tersebut, serta mendamaikan perang dewa yang hampir terjadi di gunung Olympus.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun