Mohon tunggu...
Ratu Mulyasari
Ratu Mulyasari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pendidikan Seni Tari UPI

Saya mempunya hobi makeup dan menari

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Mahasiswa KKN Tematik Membuka Rumah Belajar Tari Bersama di Desa Bunar

10 Agustus 2022   06:20 Diperbarui: 10 Agustus 2022   06:23 49 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Kelurahan Bunar, Kota Bogor --  Tgl 11 Juli 2022 Universitas Pendidikan Indonesia telah membuka program Kegiatan KKN Tematik Semester Genap Tahun 2021/2022 yang bertema " KKN Tematik Pemerdayaan masyarakat Berbasis SDG's Desa dan Rekognisi MBKM-Puspresnas"  yang dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa/i Universitas Pendidikan Indonesia. Kegiatan KKN ini di bagi menjadi beberapa kelompok.  kelompok KKN Tematik ini yaitu Kelompok 112 yang berdomisili di daerah Bogor,Jawa Barat. 

Dengan Pembimbingnya yaitu Ibu Dr. Cica Yulia, S.Pd. M.Si.  Kemudian, dari kelompok besar di bagi kembali menjadi kelompok kecil  salah satunya melaksanakan Kegiatan KKN ini di Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg,Kabupaten Bogor.

Desa Bunar merupakan desa yang dipilih oleh kelompok kecil yang beranggotakan 3 Orang  untuk melaksanakan program KKN Tematik dimana dalam programnya yaitu dengan Melatih dan Mengajarkan anak Untuk Mencintai dan mengapresiasi Kesenian yaitu Tari Jaipong. Program Ini dilaksanakan setiap Hari Kamis-Jumat pada Jam 14:00 -- 16:30 yang bertempat di Sanggar Padepokan Silat milik Ayahanda Bu RT Warsih.

 Menari Adalah suatu ungkapan keindahan,ekspresi  dan makna melalui media gerak tubuh yang dimana di peragakan sedemikian rupa untuk memberikan penampilan yang akan dipertontonkan nanti. materi yang dipelajari adalah Gerak dasar Terlebih dahulu yang dapat menstimulus mereka  untuk tertarik terhadap tarian. 

Tarian yang dilakukan adalah Tari Tradisional yang merupakan sebuah kesenian dan bagian dari unsur budaya.  Banyak anak yang sangat mengapresiasi dengan adanya program Tempat Belajar Tari Ini salah satunya di Desa Bunar RT.04 Rw.01 khususnya anak-anak SD dan masyarakat setempat yang sangat mendukung dengan adanya program Belajar Tari ini.

" Saya sangat Mendukung sekali akhirnya di kampung ini kesenian hidup kembali terutama bidang seni tari, karena tahun kemarin disini ada padepokan silat seiring berjalannya waktu tidak efektif lagi karena minat dan bakatnya anak-anak kurang,karena anak anak pada zaman sekarang lebih senang bermain handphone dan senang dengan dunianya sendiri alhamdulillah dari mahasiswa menggerakan anak-anak untuk peduli dengan seni budayanya khususnya di bidang Seni Tari" Ungkap bapa Durajat Pemilik Padepokan IPSI CERB .

Dokpri
Dokpri

sekitar 12 anak-anak yang mengikuti program ini karena keterbatasan tempat sehingga tidak bisa menampung terlalu banyak orang . Akan tetapi ada salah satu orang tua yang melarang anaknya untuk mengikuti kegiatan ini karena kepribadian orang tuanya sebagai guru ngaji. hal tersebut menjadi salah satu kurangnya dukungan dari orang tua.

Maka dari itu harapan saya dengan adanya program ini dapat bermanfaat  bagi masyarakat setempat untuk mencintai dan mengapresiasi kesenian khususya di bidang seni tari agar minat dan bakat anak-anak bisa berkembang,sehingga mereka melakukan kegiatan positif dan menjadikan siangnya belajar menari bukan bemain.  untuk hasil dari latihan selama awal program kegiatan ini akan ditampilkan pada saat Pentas  Seni Malam Puncak Kemerdekaan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan