Zainal Khairul
Zainal Khairul Dosen

Dosen Universitas Pasifik Morotai Sekertaris bidang sastra budaya ICMI Orda Morotai Ketua Umum PD PII Metro Makassar 2009-2010, 2010-2011 enalok37@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Pilgub Sulsel, Arena Pertaruhan Klan Yasin Limpo

16 Mei 2018   09:57 Diperbarui: 16 Mei 2018   10:00 193 0 0
Pilgub Sulsel, Arena Pertaruhan Klan Yasin Limpo
Keluarga Besar SYL..Pict. News Rakyatku.com

Siapa yang tak mengenal klan Yasin Limpo. Di Sulawesi selatan nama ini begitu harum semerbak. Nama putra keduanya pun tak kalah mengkilap. Syahrul Yasin Limpo seolah pengenjawatahan dari bumi Sulawesi Selatan. Sul-sel jika tak ada Syahrul rasanya kurang asam  dan manis untuk dibahas.

Bagaimana tidak ia hadir sebagai pejabat gubernur selama 15 tahun. Dimana ia mulai sebagai wakil gubernur dan gubernur sulsel 2 periode. Menelusuri rekam jejak keluarga YL di ranah politik sangat mengasikkan. Sebab keluarga YL merupakan potret dari sebuah keluarga dinasti di Sulawesi selatan.

Mulai dari ponakan, anak, hingga cucu Yasin Limpo terus bergantian menguasai panggung eksekutif dan legislative. Pada titik ini kita bisa mengatakan bahwa keluarga YL cukup berhasil meniti karir dalam jalur politik. Keluarga ini telah membentuk dirinya sebagai keluarga politisi dalam panggung politik tanah air. Sebuah keluarga yang mampu menembus dan menerobos politik lokal dan nasional sekaligus sebagai ikon politik di Sulawesi Selatan.

Kabupaten Gowa merupakan basis utama keluarga dari YL. Kabupaten strategis yang berbatasan langsung dengan kota Makassar ini merupakan suatu kabupaten yang di wariskan turun temurun dari dinasti YL kepada anak dan cucunya untuk menjadi bupati. Raja kerajaan Gowa Andi Madussila sebagai raja adat dibuat tak berkutik oleh keluarga YL. Ia tiga kali dikalahkan oleh anak YL yakni Ichsan dan cucunya Adnan Purictha Ichsan.

Kini sepeninggal Syahrul Yasin Limpo sebagai gubernur Sulsel. Pengaruh trah Yasin Limpo masih kuat namun tidak sekuat saat menjabat. Pengaruhnya mulai pudar terlihat taatkala Habsa Yanti Ponulele disodorkan oleh Pemprov sebagai komisaris Bank Sulselbar. Habsa yang merupakan istri dari Irman Yasin Limpo yang juga adik mantan gubernur sulsel Syahrul YL.

Kini patut di tunggu apakah Syahrul YL berhasil menyiapkan penggantinya yakni dari Syahrul ke Ichsan untuk memimpin Provinsi Sulsel? Sama taatkala ia berhasil memberikan estafet kepemimpinan dari dirinya kepada Ichsan saat memimpin Kab. Gowa?

Saya kira cukup berat, sebab ia maju melalui jalur independent. Dimana semua biaya pilkada di tanggung sendiri oleh sang calon. Dan berkaca pada pilkada di beberapa daerah seperti calwalkot Bandung banyak calon Independen hanya meraih suara yang tidak significant.