Puisi

Tangisanmu Membasahi Bumi

9 Juni 2017   20:09 Diperbarui: 9 Juni 2017   21:44 66 0 0

Awan menggumpal hitam pekat

Bak air selokan yang tercemar limbah

Menyelimuti luasnya langit

Membahana tak berarah

 

Kini gumpalan itu luruh

Menangis sekencang - kencangnya 

Berteriak dengan lantang

Bumi basah curahan tangisnya

 

Cucuran air matamu dibarengi cahaya

Suara gemuruh terdengar riuh

Seolah tak perduli kegelapan malam

Kau terus berteriak dan menangis

 

Tangisanmu membasahi bumi 

Curahanmu limpahan rezeqi kami

Sawah ladang subur terbasuhi

Limpahan rezeqiMu kami nikmati

 

RBI, 05052017