Mohon tunggu...
Rania Nisrina Rahma
Rania Nisrina Rahma Mohon Tunggu... Mahasiswa - Semarang

Mahasiswa Universitas Diponegoro

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Pilih-pilih Daging Asuh (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) untuk Meningkatkan Nutrisi Selama Pandemi

3 Agustus 2021   12:10 Diperbarui: 3 Agustus 2021   12:25 45 1 0 Mohon Tunggu...

Gajahmungkur (20/07) Program Kecukupan Daging (PKD) 2010 merupakan program pemerintah yang dirancang pemerintah agar Indonesia mampu mencukupi kebutuhan daging dari produksi dalam negeri dan mampu memproduksi daging dari berbagai jenis ternak dengan kualitas yang baik. Pangan asal ternak sangat dibutuhkan bagi kesehatan dan kecukupan nutrisi masyarakat Indonesia agar dapat menunjang pertumbuhan dan kecerdasan. 

Hal ini ditetapkan pada Permentan No. 413 tahun 1992 yang menyatakan bahwa Daging yang layak dikonsumsi adalah daging yang memenuhi persyaratan aman, sehat, utuh dan halal atau disingkat ASUH. Namun, banyaknya daging oplosan yang beredar di pasaran, membuat banyak masyarakat yang khawatir apabila daging yang di jual di pasar sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Maka dari itu, mahasiswa KKN II Undip melakukan sosialisasi bagaimana cara memilih daging yang aman dikonsumsi sesuai dengan anjuran pemerintah yang menyatakan bahwa daging yang aman konsumsi adalah daging yang ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal).

Sosialisasi ini dilakukan dengan membagikan brosur yang bertujuan untuk memberikan informasi bahwa pentingnya memilih daging yang ASUH untuk dikonsumsi. Brosur yang dibagikan memuat tentang pengertian bahan pangan terutama daging yang ASUH, ciri-ciri umum dan khusus pada setiap aspek ASUH yaitu aman, sehat, utuh, dan halal. Harapannya, setelah dilakukan sosialisasi ini, masyarakat akan semakin peduli dan cerdas dalam memilih dan membeli daging yang ada dipasar, baik daging ayam, sapi, dan jenis daging yang lain.

Penulis : Rania Nisrina Rahma

DPL : Dr. Ir. Wiludjeng Roessali, M.Si.

Lokasi : Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN