Mohon tunggu...
(DEAR) Desa Rangkat
(DEAR) Desa Rangkat Mohon Tunggu... -

Desa cinta yang di terletak di kaki gunung Nas(i). Wargaku adalah para petani aksara dan pengrajin rangkaian kata. \r\n\r\nAku biasa disapa dengan panggilan mesraku, "Dear...."\r\nEntah kenapa? Mungkin karena "Dear" itu adalah singkatan dari DEsA Rangkat.\r\n\r\nSalam cinta dari Dear untuk semua.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Lomba Menulis Opini Tentang Desa Rangkat

10 Desember 2015   13:39 Diperbarui: 16 Desember 2015   09:32 112 8 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Hai..hai...hai...

Apa kabar semuanya? Maish semangat menulis bersama Kompasiana dan Desa Rangkat? :D

Tidak terasa perjalanan Desa Rangkat sebagai komunitas yang disatukan oleh hobi menulis fiksi telah mencapai usia lima tahun. Berbagai lika-liku telah dilalui oleh Desa Rangkat. Sudah ganti kades lima kali, Kades Keenam yakni Inin Nastain akan dilantik bersamaan dengan perayaan ulang tahun Desa Rangkat yang kelima tahun ini.

Sepanjang lima tahun usianya, Desa Rangkat telah menerbitkan empat buah buku antologi bersama yakni

1. Untaian Aksara Maya Terjalin Nyata (Kumpulan ECR)

2. Kisah Asah Asih Asuh (Kumpulan FF)

3. Mimpiku Bukan Puing

4. Perempuan dalam Aksara (Antologi Puisi)

 

Selain itu, Desa Rangkat juga telah mendirikan dua rumah baca untuk anak-anak yatim dengan donasi dari seluruh warga desa rangkat. rumah baca itu diberi nama Pojok Baca Rangkat, yang pertama di dirikan di Yayasan dulur Salembur Tangerang, yang kedua di Yayasan Al Muttaqien Tasikmalaya. Rencananya Desa Rangkat akan kembali mendirikan Pojok Baca Rangkat di tahun 2016 nanti, yang kali ini dicanangkan akan diadakan di Padangsidimpuan, Sumatra.

Sebagai bentuk rasa syukur karena telah menginjak usia lima tahun dan tetap eksis, Desa Rangkat mengadakan Lomba menulis opini tentang Desa Rangkat, opini boleh berisi kesan pesan mengenai desa rangkat, pengalaman berinteraksi dengan warga desa rangkat, dan lain sebagainya, asalkan tidak menyinggung SARA :D

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan