Mohon tunggu...
Ramasandy Kurnia
Ramasandy Kurnia Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Mendesain Ruang Belajar Terbuka dan Memberi Edukasi Protokol Kesehatan di Era New Normal

1 Januari 2021   21:31 Diperbarui: 1 Januari 2021   22:27 135 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Mendesain Ruang Belajar Terbuka dan Memberi Edukasi Protokol Kesehatan di Era New Normal
Mengkoordinasikan KKN dengan Kepala Lingkungan Perumahan Bumi Pagutan Permai (Dokpri)

MATARAM - Pandemi Covid-19 telah mengubah cara atau gaya hidup manusia di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri saat ini sudah mulai melakukan masa transisi new normal atau kebiasaan baru. Ketika berada di fase new normal kita akan tetap melakukan aktivitas sehari-hari tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya peneluran virus covid-19 yang masih ada di sekitar masyarakat. Langkah awal dari keadaan new normal adalah menerapkan hidup sehat dan bersih. Selain hidup sehat dan bersih, kita juga disarankan untuk tetap tidak berkontak langsung dan menjaga jarak antar sesama. Salah satu upaya atau kebiasaan baru yang dilakukan adalah mengurangi atau memberi jarak di ruang publik, salah satu contohnya di bidang pendidikan.

Di Kota Mataram sudah mulai membuka sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP, SMA, dan Kampus/ Universitas. Namun, pembukaan ruang publik atau sekolah itu tetap memperhatikan protokol kesehatan dan mengurangi 50% dari jumlah kapasitas normal  yang membuat terjadinya jadwal atau giliran masuk sekolah antar murid. Hal ini dirasa kurang efektif oleh masyarakat karena memberlakukan sistem giliran atau bergilir untuk masuk sekolah.

Oleh karena itu, di butuhkan suatu langkah baru serta inovasi-inovasi yang tanggap dengan masalah yang ada. Melalui program KKN dan Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh UNTAG Surabaya, mahasiswa diberikan tugas untuk membuat program kerja bagi masyarakat yang berada di tempat tinggalnya.

Pada kegiatan KKN ini, mahasiswa Teknik Arsitektur UNTAG Surabaya yang bernama Ramasandy Kurnia dengan dosen pembimbing Retno Trimurtiningrum, S.T.,M.T. diberi tugas untuk menjalankan program kerja yang sudah disusun berdasarkan kebutuhan yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal. Kegiatan KKN tersebut dilaksanakan di Perumahan Bumi Pagutan Permai yang terletak di Kecamatan Mataram, Kota Mataram yang diselenggarakan selama 12 hari pada bulan Desember tahun 2020. Judul Kegiatan KKN yang dilaksanakan adalah Edukasi Protokol Kesehatan Covid-19 dan Usulan Desain Ruang Belajar Terbuka di Lingkungan Bumi Pagutan Permai, Kec. Mataram, Kota Mataram.

Di Perumahan Bumi Pagutan Permai terdapat sebuah lapangan yang cukup besar serta berdekatan dengan Sekolah Dasar Negeri 44 Ampenan. Jika dilihat dari masalah yang ada, pemanfaatan lapangan untuk menampung kapasitas 50% yang lain untuk kegiatan belajar merupakan solusi. Pemanfaatan ini berupa perancangan Outdoor Study Space atau wadah belajar di ruang terbuka.

Desain Ruang Belajar Tebuka (Dokpri)
Desain Ruang Belajar Tebuka (Dokpri)

Pada program kerja KKN ini, mahasiswa membuat usulan desain ruang belajar terbuka yang berlokasikan di lapangan Perumahan Bumi Pagutan Permai yang biasa digunakan oleh masyarakat yang tinggal di Perumahan maupun siswa sekolah dasar yang ada di Perumahan Bumi Pagutan Permai. Usulan desain ini tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memberi jarak antar kursi, meja, dan manusia.

Memberi Edukasi Protokol Kesehatan dan menempel poster seruan useruan untuk tetap menaati protokol kesehatan (Dokpri)
Memberi Edukasi Protokol Kesehatan dan menempel poster seruan useruan untuk tetap menaati protokol kesehatan (Dokpri)

Selain memberi usulan desain kepada Kelapa Lingkungan Perumahan Bumi Pagutan Permai, program kerja yang dilakukan adalah mahasiswa memberi edukasi kepada masyarakat di Perumahan Bumi Pagutan Permai dan yang sedang melakukan kegiatan di lapangan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan saat melakukan kegiatan di luar rumah seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, dan tata cara mencuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan edukasi ini juga disertai pemberian tempat cuci tangan untuk diletakkan di lapangan Perumahan agar bisa digunakan oleh masyarakat. Fasilitas cuci tangan tersebut ditempel poster seruan untuk tetap menaati protokol kesehatan selama berada di luar rumah di titik-titik strategis.

Penyerahan tempat cuci tangan kepada Kepala Lingkungan Perumahan Bumi Pagutan Permai (Dokpri)
Penyerahan tempat cuci tangan kepada Kepala Lingkungan Perumahan Bumi Pagutan Permai (Dokpri)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN