Andri Mastiyanto
Andri Mastiyanto Pegawai Negeri Sipil , Seller Online

Penyuluh KesMas,admin Coin Pendidikan (Coin A Chance) RSKO Jakarta, Nominator tunggal Best Member Backpacker Jakarta 2014, Nominator Inspiratif Member 2016, kaskuser.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Lima Tips Membawa Powerbank (Bank Daya) di Pesawat agar Tidak Meledak

27 Maret 2018   05:54 Diperbarui: 31 Maret 2018   21:03 1203 9 10
Lima Tips Membawa Powerbank (Bank Daya) di Pesawat agar Tidak Meledak
Deskripsi : Powerbank bisa membahayakan di Pesawat untuk itu perlu diperhtikan dalam membawanya di Pesawat I Sumber Foto : Andri M

Ledakan gadget sering kali kita dengar dan membuat heboh pemberitaan diberbagai negara. Salah-satunya peristiwa meletusnya smartphone asal negeri ginseng pada bulan oktober 2016 di pesawat Southwest Airlines sebelum lepas landas dari Louisville menuju Baltimore, Amerika Serikat. Kejadian ini membuat otoritas penerbangan Federal Aviation Administration (FAA) melarang penumpang untuk tidak mengaktifkan ataupun mengisi daya perangkat saat berada di pesawat.

Rupanya tak hanya smartphone yang bisa berpotensi meledak, ada gadget lain yaitu powerbank. South China Morning Post melaporkan kebakaran pada powerbank yang terjadi di dalam kabin pesawat China Southern Airlines saat tengah boarding di bandara Guangzhou, Minggu 25 Februari 2018. 

Pesawat dengan nomer CZ3539 tersebut sedang melakukan persiapan tinggal landas dari Bandara Shanghai Hongqiao. Terjadilah ledakan didalam kabin pada sebuah tas yang tersimpan di kompartemen pesawat.

Petugas kabin pun beraksi dalam mengatasi api dengan memanfaatkan beberapa minuman kemasan. Api kebakaran itu pun dapat segera teratasi. Dilaporkan tidak ada korban akibat kebakaran tersebut. 

Akibat insiden tersebut menyebabkan penundaan keberangkatan pesawat (delay) hingga tiga jam. Hal ini merugikan penumpang yang lain dalam penerbangan tersebut.

Deskripsi : Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso saat diskusi dengan para Blogger Kompasiana (Sobat Aviasi) I Sumber Foto : Andri M
Deskripsi : Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso saat diskusi dengan para Blogger Kompasiana (Sobat Aviasi) I Sumber Foto : Andri M
Tidak lama setelah kejadian powerbank meledak, secara sigap Dirjen Perhubungan Udara pun merespon kejadian tersebut agar tidak terulang dan terjadi di Indonesia. Demi keselamatan penerbangan, Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso selaku regulator penerbangan nasional menerbitkan Surat Edaran Keselamatan terkait ketentuan membawa powerbank dan baterai lithium cadangan pada pesawat udara. 

Surat Edaran ini ditujukan pada seluruh maskapai penerbangan dalam dan luar negeri yang mengudara di atau dari wilayah Indonesia. Dirjen Perhubungan Udara membuat SE Nomor 015 TAHUN 2018 yang ditetapkan pada tanggal 09 Maret 2018 (DISINI), yang berkaitan dengan adanya potensi resiko bahaya meledak/kebakaran pada powerbank atau baterai lithium cadangan yang membahayakan keselamatan selama penerbangan. 

Nah, ini ada 5 (lima) tips agar powerbank yang kita bawa tidak meledak di pesawat sesuai dengan SE Nomor 015 TAHUN 2018. Tips dari daku mungkin bisa menjadi panduan buat temen-teman agar tidak celaka. Ingat ya guy's klo pesawat itu kalau terbang tidak menyentuh tanah bukan seperti sepeda roda tiga saat melaju dijalanan. 

1. Powerbank Dibawa Kedalam Kabin Pesawat

Daku taulah bahwa manusia modern era digital pastinya tidak lepas dari namanya gadget. Smartphone, powerbank, dan modem sudah bukan lagi kebutuhan sekunder tetapi primer. Powerbank bagaikan pacarnya smartphone, nempel kayak peranko sama amplop surat. Pada saat kalian terbang nih guy's sebaiknya mereka terpisah dahulu.

Deskripsi : Surat Edaran Membawa Powerbang Didalam Pesawat I DJPU 151
Deskripsi : Surat Edaran Membawa Powerbang Didalam Pesawat I DJPU 151
Deskripsi :Cara menghitung jumlah WH pada powerbank I Sumber Foto : DJPU151
Deskripsi :Cara menghitung jumlah WH pada powerbank I Sumber Foto : DJPU151
Surat edaran menyangkut powerbank membunyikan powerbank atau baterai lithium cadangan tersebut harus ditempatkan pada bagasi kabin dan dilarang pada bagasi tercatat. Peralatan yang boleh dibawa hanya yang mempunyai daya per jam (watt-hour) tidak lebih dari 100 Wh. 

Sedangkan peralatan  yang mempunyai daya per jam (watt-hour) lebih dari 100 Wh (Wh < 100)  tapi tidak lebih dari 160 Wh (100 Wh 160) harus mendapatkan persetujuan dari maskapai dan diperbolehkan untuk dibawa maksimal dua unit per penumpang.

Adapun untuk peralatan yang mempunyai daya per jam lebih dari 160 Wh (Wh 160) atau besarnya daya per jam (watt-hour) tidak dapat diidentifikasi, maka peralatan tersebut dilarang dibawa ke pesawat udara.

Gampangnya gini guy's, apabila hanya diketahui miliampere (mAh), maka untuk mendapatkan ampere-hour (Ah) harus dibagi 1000. Contohnya; jika jumlah voltase 5 V dan jumlah kapasitas 6000 mAh, maka jumlah daya per jam adalah 6000 mAh : 1000 = 6 Ah. Sedangkan daya per jamnya adalah 5 V x 6 Ah = 30 Wh sehingga masih boleh dibawa dalam penerbangan.

2. Isi Penuh Smartphone

Aturan mainnya kan powerbank, kenapa daku ngomongin smartphone ?? .... nah alasannya karena mereka pacaran. Kalau smartphone kurang daya, sudah kayak orang pacaran sudah lama tidak ketemu berujung kurang kasih sayang pinginnya nempel aja kalau ketemu. Smartphone kurang daya pastinya ngecharge dan nggak semua pesawat dilengkapi dengan colokan listrik. Kalau begitu harus ngecharge ke powerbank kan.

Yang harus kalian tau guy's, Dirjen Perhubungan Udara dengan aturan mainnya memberi yellow card bahwa maskapai juga harus memastikan powerbank atau baterai lithium cadangan  yang dibawa penumpang dan personel pesawat udara harus memenuhi beberapa ketentuan. 

Diantaranya bahwa powerbank atau baterai lithium cadangan yang dibawa di pesawat udara tidak terhubung dengan perangkat elektronik lain. 

Maskapai harus melarang penumpang dan personel pesawat udara melakukan pengisian daya ulang dengan menggunakan powerbank pada saat penerbangan. Selain itu penyelenggara bandara juga harus  segera menindaklanjuti Surat Edaran ini dengan membuat Standard Operating Procedure (SOP).

Tuh guy's "MELARANG" powerbank ngecharge ke gadget lain. Untuk itu sebelum terbang kalian harus memastikan smartphone udah full baterai. Pada saat waktu menunggu di Bandara jangan lupa cari pusat colokan listrik yang ada di bandara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2