Mohon tunggu...
Raisha Althaf
Raisha Althaf Mohon Tunggu... Mahasiswa - undergraduated student

I am a third year student who deeply interested to anything related to marketing, public relation and technology.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Keseruan Mahasiswi Kampus Mengajar dari UPI Ajarkan Para Murid Pembelajaran Literasi melalui Media Story Telling

24 Juli 2021   13:45 Diperbarui: 24 Juli 2021   13:54 69 1 0 Mohon Tunggu...

Pandemi Covid-19 yang sudah setahun lebih melanda Indonesia membuat seluruh sekolah terpaksa memerintahkan para murid untuk belajar dari rumah, hal ini tentunya tidak mudah untuk para murid, guru dan orangtua dalam melaksanakannya, terlebih para murid yang berada di daerah tertinggal yang memiliki kesulitan dalam mengakses teknologi. 

Oleh karena itu pemerintah dibawah naungan Kemdikbud (Kementerian Pendidikan dan Budaya) serta Ditjen Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) Republik Indonesia membuat salah satu program yang dimana memfokuskan bagi para murid sekolah dasar yang terdampak dari Covid-19 ini. Program ini mengajak para mahasiswa S1 dari berbagai macam perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk berkontribusi mengajarkan para adik-adik sekolah dasar agar dapat tetap merasakan pembelajaran yang dapat mereka serap.

Salah satu mahasiswi terpilih program Kampus Mengajar angkatan pertama yaitu Raisha Kamilia Althaf yang berasal dari Universitas Pendidikan Indonesia. Mahasiswi semester 6 dengan program studi Pendidikan Bahasa Perancis ini ditempatkan di SD Islam Mambaul Maarif Belik kabupaten Pemalang. Terdapat banyak program kerja yang dilaksanakan Raisha bersama kawan-kawan Kampus Mengajar-nya salah satunya adalah Implementasi Pembelajaran Literasi dengan Metode Story Telling Berupa Cerita Fiksi dengan sasaran siswa kelas 1, 2 dan 3. 

Dilansir dari wikipedia, istilah literasi dalam bahasa Latin disebut sebagai literatus, yang berarti orang yang belajar. Secara garis besar, literasi sendiri ialah istilah umum yang merujuk pada kemampuan dan keterampilan seseorang dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, juga memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari. 

Dengan kata lain, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan seseorang dalam berbahasa. Dalam kegiatan ini Raisha membuat media pembelajaran yaitu gambar hewan-hewan yang di buat seperti wayang gunanya agar pembelajaran literasi ini semakin menarik serta menyiapkan cerita fiksi berupa fable yang menarik dengan judul “Kisah Kelinci, Tikus dan Harimau”. Para murid tampak antusias mendengarkan dan menyimak story telling yang dibawakan oleh Raisha, dalam hal ini Raisha membacakan dongeng sekaligus memperagakan dengan menggunakan wayang yang telah dibuat. 

Setelah membacakan dongen tersebut Raisha melempar beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan cerita yang tadi dibacakan, para muridpun tampak antusias menjawab pertanyaan dan membuktikan bahwa mereka menyimak dengan baik selama dongeng dibacakan oleh Raisha. Kata siapa pembuatan media pembelajaran harus mahal dan ribet? 

Pembuatan media ini terbilang mudah dan murah karena yang dibutuhkan hanya gambar-gambar hewan yang telah di cetak kemudian ditempelkan di potongan kardus serta sedotan sebagai penyangganya. Dan tentunya media seperti ini dapat digunakan berulang kali. Hal ini tentunya mendapat respon positif dari para murid dan guru, dengan begitu Raisha berharap hal ini dapat dipraktekkan oleh para orangtua dirumah untuk mengembangkan minat literasi pada anak untuk membaca dan menyimak pelajaran.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN