Mohon tunggu...
Rahmat NurMadani
Rahmat NurMadani Mohon Tunggu... Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungan

Pendidikan Fisika Universitas Indraprasta PGRI angkatan 2018 | D3 Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta angkatan 2013 | Pengurus Komunitas Pembuat Jejak 2017-sekarang | Kepala Divisi Kajian dan Strategi Departemen Sosial dan Politik BEM PNJ 2015/2016 | Kepala Departemen Sosial dan Politik Himpunan Mahasiswa Mesin PNJ 2014/2015

Selanjutnya

Tutup

Sehatdangaya Pilihan

Berikut Tips Perkaya Aktivitas Ramadan Agar Berkah dan Produktif di Rumah Aja! (Part 2)

16 Mei 2020   21:19 Diperbarui: 17 Mei 2020   08:44 28 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berikut Tips Perkaya Aktivitas Ramadan Agar Berkah dan Produktif di Rumah Aja! (Part 2)
Doc Pribadi

Alhamdulillah, pada tulisan ini kita masih akan membahas aktivitas yang dapat kita lakukan di rumah selama bulan Ramadhan agar tetap produktif dan Insya Allah berkah. Pada tulisan sebelumnya kita lebih menitik beratkan pada hal-hal yang bersifat umum. Namun pada kali ini, tips-tips yang diberikan lebih cenderung kepada minat dan kemampuan masing-masing.

Penasaran ?

Ini dia tipsnya :

6. Belajar Memasak.

Bagi teman-teman yang sangat menyukai makanan, ada baiknya juga belajar bagaimana caranya memasak. Kegiatan memasak dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan apabila dilakukan secara bersama-sama. Terlebih jika sedang mencoba resep baru, ada tantangan tersendiri tentunya, karena kita baru dapat merasakan hasilnya ketika sudah buka puasa, jadi agak ngeri-ngeri gimana gitu ya membayangkan rasanya bakal seperti apa, haha .... ! Terlepas dari hal tersebut, kegiatan memasak cukup menyita banyak waktu sehingga cocok dilakukan sembari menunggu waktu berbuka puasa. Masakan siap dihidangkan, tak lama adzan maghrib berkumandang, asik ga tuh ?

7. Olahraga.

Banyak orang ketika berpuasa cenderung untuk mengurangi aktivitas fisik. Tak salah memang, tapi perlu diketahui bahwa tubuh tetap perlu di latih secara berkala dengan kegiatan olahraga. Tubuh yang lemah karena jarang berolahraga justru membuat kita lebih mudah lemas. Agar tidak jadi boomerang bagi kesehatan tubuh, olahraga saat berpuasa wajib memperhatikan beberapa ketentuan, diantaranya waktu dan jenis olahraga yang sesuai. Dari segi waktu, olahraga di saat puasa dapat dilakukan setelah sahur (setelah shalat shubuh tentunya), sesaat sebelum dan sesudah berbuka. Pada waktu setelah sahur, tubuh masih dipenuhi tenaga. Cukup berolahraga selama 20-30 menit atau sesanggupnya saja agar energi tak habis diawal waktu puasa. Pada waktu sesaat sebelum berbuka, kita dapat menghabiskan sisa tenaga yang dimiliki, sekaligus agar ketika berbuka kita lebih nafsu makan karena letih pasca olahraga. Namun tetap tak boleh kalap ya ketika berbuka ! waktu berolahraganya pun cukup 20 menit saja. Terakhir, setelah waktu berbuka, tentu kita telah memiliki tenaga yang cukup. Jenis olahraga yang dapat dilakukan diantaranya jogging (in the house),dan yoga, boleh juga jenis olahraga lain yang dapat dilakukan dirumah dan tidak memakan banyak tenaga.

8. Merawat Tanaman.

Bagi teman-teman yang menyukai tanaman, merawat tanaman adalah hal yang menyenangkan. Dari sekedar menyiram tanaman, mengganti pupuk, atau bahkan mengembangbiakkan tanaman dengan setek, cangkok, dll. Tanaman sangat bermanfaat bagi makhluk hidup, termasuk bagi manusia. Tak hanya karena oksigen yang dihasilkan, tapi warna hijau dari tanaman terbukti menyejukkan halaman rumah dan mata manusia yang memandangnya. Rumah akan tampak lebih asri, sejuk, dan damai dengan banyaknya tanaman dipekarangan rumah.

9. Usaha dari Rumah.

Pada kondisi wabah covid-19, banyak orang yang kehilangan pekerjaan. Tak sedikit pula pegawai yang dirumahkan dan mengalami pemotongan gaji / honor. Agar tetap berpenghasilan walau dirumah, kita bisa membuka usaha dari rumah dengan metode pemasaran berbasis online. Kita bisa jual pakaian, jilbab, makanan, dll secara online. Selain itu kita juga bisa menulis artikel yang bisa kita unggah di kanal-kanal kepenulisan seperti kompasiana ini. Beberapa sektor jasa juga bisa dilakukan secara online seperti penerjemah, desain grafis, fotografi, dll. 

Usaha lain yang sedang menjadi tren saat ini adalah konten kreator. Para influencer tetap dapat berpenghasilan, bahkan dengan jumlah yang signifikan dengan membuat konten walau hanya dilakukan rumah. Namun perlu diperhatikan bahwa menjadi influencer memiliki tanggung jawab sosial, bahkan tanggung jawab dunia dan akhirat dengan setiap konten yang dibuat. Buatlah konten yang mengedukasi dan tidak berkonotasi SARA. Jangan sampai konten-konten sampah seperti yang terjadi baru-baru ini semakin menjamur hanya demi kepentingan"viral".

10. Membantu Orang yang Membutuhkan.

Melihat kondisi di masyarakat saat ini, banyak orang memerlukan bantuan. Para pekerja harian, korban PHK, dan masyarakat yang sejak awal sudah hidup dibawah garis kemiskinan sangat terdampak secara ekonomi akibat wabah ini. Kita bisa membuat gerakan galang dana, pembagian sembako, dsb secara bersama-sama dengan rekan-rekan kerja atau kuliah kita, atau bersama DKM, karang taruna dan komunitas sosial. Melakukan penggalangan dana saat ini dapat dengan mudah dilakukan secara online melalui berbagai platform yang banyak tersedia.

Kegiatan yang harus dilaksanakan di luar rumah hanya pada saat penyaluran bantuan saja, dan bisa diantisipasi dengan penerapan physical distancing dan perlengkapan pelindung diri yang memadai, seperti masker, sarung tangan, dan tak lupa untuk sering mencuci tangan dengan air mengalir atau membawa hand sanitizer.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Pastikan hari-hari anda tetap produktif walau di rumah saja ya, dan apabila kita melaksanakannya dengan ikhlas, Insya Allah berkah !

Selamat menjalankan amal-amal shalih di bulan Ramadhan !

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x