Kesehatan

Macam-macam Gangguan Cemas

16 Agustus 2018   21:44 Diperbarui: 16 Agustus 2018   22:27 441 0 0

Kecemasan adalah suatu keadaan khawatir di mana akan terjadi sesuatu yang buruk akan segera terjadi. Pada dasarnya kecemasan adalah sesuatu yang wajar dialami oleh siapa saja.

Kecemasan biasanya muncul saat kita berhadapan dengan keadaan yang tidak jelas, membingungkan, menegangkan, atau menakutkan.

Ketika kita sedang menghadapi sebuah kondisi bermasalah, kecemasan dapat berperan positif untuk membantu kita fokus memecahkan masalah tersebut.

Namun, jika muncul secara berlebihan, seringkali kecemasan yang kita alami malah dipenuhi oleh visualisasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi dari masalah yang sedang kita alami.

Ciri-ciri dari kecemasan 

Kecemasan adalah perasaan yang kompleks, karena melibatkan ciri-ciri fisik, behavioral dan kognitif.

Ciri-ciri fisik yang dimaksud sebetulnya sangat akrab dengan semua orang, seperti deg-degan atau jantung yang berdebar keras, berkeringat, atau napas tersengal-sengal, pusing, dan bahkan ada yang sampai sering buang air kecil.

Sedangkan ciri-ciri behavioral dari kecemasan yaitu perilaku menghindar dan perilaku terguncang, dan untuk ciri-ciri kognitif dari kecemasan individu akan merasa terancam oleh orang atau peristiwa yang normalnya hanya sedikit atau tidak mendapat perhatian, khawatir akan ditinggal sendirian, dan juga bahkan berpikir akan segera mati. Meskipun dokter tidak menemukan sesuatu yang salah secara medis.

Gangguan-gangguan kecemasan 

Gangguan kecemasan dapat muncul dalam berapa bentuk gangguan kecemasan antara lain yaitu: Agorafobia, Fobia, Obsesif-Kompulsif, Gangguan panik, Gangguan stres Pasca-trauma, Gangguan Stres Akut, Gangguan Kecemasan menyeluruh, Gangguan Kecemasan Akibat Kondisi Kesehatan (medis) Umum. Gangguan kecemasan merupakan gangguan mental yang hampir dialami tiap orang dan semua umur (Herbert, 2013), kecemasan dapat muncul dalam berbagai bentuk antara lain :

Gangguan panik

Serangan tidak dapat diduga muncul dalam bentuk kecemasan akut, yang berlangsung selama 10 menit. Kepanikan merupakan episode kecemasan ekstrem dalam merespon suatu ancaman nyata. Kepanikan memperlihatkan gejala : palpitasi, keluhan sakit di dada, berkeringat, demam, nafas pendek, nausea, sakit kepala atau perasaan aneh dan takut kehilangan pengawasan pada dirinya. Misalnya Phobia (bentuk ketakutan terhadap objek atau situasi tertentu/spesifik, sering dsertai dengan gejala-gejala kecemasan ekstrem).

Gangguan Fobia

Gambaran utama mengenai gangguan fobia adalah ketakutan yang menetap dan tidak rasional terhadap suatu objek, aktivitas atau situasi spesifik yang menimbulkan suatu keinginan untuk menghindari objek, aktivitas atau situasi tersebut (stimulus fobik). Pada orang yang dinyatakan fobia sering dijumpai suasana emosi yang komplek disertai dengan rasa cemas. Secara psikologis faktor yang memyebabkan rasa cemas tersebut bisa didapat dari lingkungan luar dan tidak mampu untuk menyebutkan sumber ketakutannya, dan merasa kebingungan serta mengalami kesulitan memusatkan perhatian.

Gangguan fobia dibagi dalam tiga tipe antara lain.

1) Agorafobia (bentuk yang paling berat pervasive/meresap)

Kekhawatiran pada suatu tempat atau situasi tertentu (misalnya tempat ramai, dipasar atau tempat umum) karena merasa sulit untuk berlindung dan merasa bahwa dirinya tidak berdaya. Ketakutan ini bisa menyebabkan penderita makin lama semakin mengisolasi dirinya sehingga tidak mau melakukan perjalanan atau selalu membutuhkan pendamping.

Agrofobia dengan serangan panik, dapat diterangkan sebagai berikut.

a) Individu mempunyai ketakutan yang hebat terhadap situasi berada sendirian atau tempat umum, dimana individu akan sulit melarikan diri atau tempat yang tidak ada pertolongan apabila datang serangan mendadak berupa perasaan tidak berdaya, seperti misalnya berada di antara orang banyak dalam terowongan, atau diatas jembatan.
b) Aktivitas yang biasa dilakukan makin sempit dan ahkirnya ketakutan atau tingkah laku menghindar menguasai hidup individu
c) Tidak disebabkan oleh episode Depresi Berat, Gangguan Obsesif-Kompulsif, Gangguan Kepribadian Paranoid, atau Skizoprenia.

2) Fobia Sosial

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3