Mohon tunggu...
Rahmadi Salman
Rahmadi Salman Mohon Tunggu... ikhtiar untuk terus menginspirasi

Pegiat literasi dan pendidik sekarang tinggal di KabupatenTanah Laut Kalimantan Selatan

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Menulis dengan Hati, Siapa Takut?

15 Juni 2020   13:34 Diperbarui: 15 Juni 2020   13:38 30 3 0 Mohon Tunggu...

Malam ini, Ahad (14/06/2020) penulis membuka grup WhatsApp dan ternyata omjay mengunggah link Youtube tentang "Pesan Mario Tedu (Mr. Bams) Untuk Peserta Belajar Menulis, Menulislah Apa Yang Bisa di Tulis!", Mr. Bams menyampaikan pesan bahwa ketika menulis, menulislah dengan hati. 

Bagaimana menulis dengan Hati? maksudnya adalah saat menulis hadirkan seluruh jiwa dan raga untuk sebuah tulisan, karena ketika menulis dengan hati maka tulisan kita akan berasa dan membuat orang tenang dalam membacanya. 

Gelar "Mario Teduh" bagi Mr. Bams bukan siapa-siapa tapi ada kepanjangannya yaitu "Mari Tenang Urusan Hidup" dan dia juga memiliki salamnya yaitu "salam super sekali" artinya tidak cukup sekali, akan tetapi harus berkali-kali dalam ketenangan hidup. 

Mario Teduh menyampaikan pesan bagi peserta grup menulis yaitu "menulislah apa yang diinginkan dan menulislah yang bisa ditulis, jangan sampai menulis yang tidak bisa ditulis sehingga bisa bermanfaat".

Memang ketika dalam urusan tulis menulis sesungguhnya apa saja bisa ditulis, baik yang dilihat, dirasakan, dialami dan didengar bahkan kita bisa menulis sesuatu hal yang akan terjadi di masa yang akan datang (bagi paranormal).  

Menulislah sesuatu yang ada di sekitar kita dan menulislah yang peristiwa atau kejadian yang tidak berada di sekitar kita. Jadi dalam menulis sangatlah mudah dan gampang. Tidak benar jika menulis itu sulit, bahkan anak kecilpun bisa menulis yaitu yang sering kita lihat mencoret-coret dinding atau benda lainnya. 

Oleh karena itu, mari kita menulis apa yang terjadi di sekitar kita dan menulislah untuk menginspirasi orang di sekitar dan dunia luar. Tidak ada gagasan atau ide cemerlang kalau tidak ditulis dan disampaikan, baik melalui buku maupun media sosial dengan status yang menggugah dan menginspirasi. 

Berapa banyak status dan tulisan di media sosial sekarang entah benar atau tidak semuanya sesungguhnya adalah kegiatan tulis menulis. Akan tetapi yang dimaksudkan adalah menulis dengan hati dan penuh tanggungjawab, jangan tulisan hanya dapat memprovokasi orang lain sehingga membuat keonaran dan ketidaktenangan di masyarakat. 

Menulslah untuk menginspirasi dan untuk hal yang bermanfaat. Wallahu a'lam bish shawwab. 

Salam Inspirasi !!!

VIDEO PILIHAN