Mohon tunggu...
Rahmad Pujiansyah
Rahmad Pujiansyah Mohon Tunggu... Administrasi - Status lajang Hobby membuat artikel dan musisi

Pedd : STM mesin hobby: membuat artikel/ blog & musisi karier : Juara III popsinger

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Nabi Yahya Sejahtera Saat Lahir, Meninggal, Saat Dibangkitkan

26 Desember 2021   14:21 Diperbarui: 26 Desember 2021   14:38 592
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock


Di Al Quran disebutkan pada para nabi diberikan kesejahteraan saat lahir, saat meninggal dan saat dibangkitkan setelah hari kiamat. pada Nabi Yahya dan nabi lSA serta nabi lainnya berlaku sama pada para nabi dan pada semua manusia yang beribadah sujud menyembah Allah. Swt, pada saat lahir akan diberikan kesejahteraan pada saat meninggal diberikan kesejahteraan dan saat dibangkitkan dari kubur setelah kiamat akan diberikan kesejahteraan masuk surga bersama para nabi.

Allah SWT menyatakan memberikan keselamatan dan kesejahteraan pada Yahya pada hari dia dilahirkan, pada hari dia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan kembali di Akhirat nanti.

 Allah SWT berfirman:

 "Kesejahteraan atas dirinya ( Nabi Yahya) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia  meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali." (Q.S. Maryam 19:15).                              
                                       
Nabi yahya diberikan kesejahteraan saat dia hidup dan saat dia meninggal di Alam Barzah mendapat kesejahteraan tempat yang terbaik di langit ke dua.

Itulah bukti diberikan kesejateraan saat lahir dan sesudah mati bukan hanya pada nabi Isa saja tetapi pada nabi Yahya  sama seperti nabi Isa  bahkan lebih hebat nabi  Yahya karena langsung dari firman Allah.Swt  yang memberikan kesejahteraan, sedangkan nabi Isa berkata sendiri memohon dan berdoa pada Allah Swt agar diberikan kesejahteraan saat lahir, saat dimatikan dan saat dibangkitkan setelah hari kiamat

Nabi Isa berkata:
 "Dan keselamatan atasku (Nabi Isa as) pada hari aku dilahirkan, pada hari aku wafat dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".surat (Maryam ayat 33 ):

Ayat tersebut adalah perkataan nabi Isa sendiri selagi masih bayi bisa bicara permohonan nabi Isa kepada Allah. Swt  minta diberikan keselamatan dan kesejahteraan di dunia dan di akhirat itulah Nabi Isa dijamin keselamatannya  oleh Allah SWT tidak bisa ditangkap karena nabi Isa diberikan banyak mukjizat  bisa merubah rupa dan bisa menghilang pada saat akan ditangkap bahkan nabi Isa bisa merubah rupa yudas seperti dirinya sehingga yudas yang mereka tangkap.

Nabi Isa diberikan keselamatan oleh Allah. Swt melawan orang-orang kafir Romawi Itulah mereka dalam keraguan pada orang yang ditangkap bahkan setelah di sidang ternyata. Bunda Maria/ Maryam tidak hadir membela anaknya bunda Maria sepertinya sudah tahu yang ditangkap bukan anaknya.

Kalau ada yang mengatakan nabi Isa ditangkap dibunuh di kayu salib maka suatu penghinaan pada nabi Isa. Apakah Tuhannya bernama Allah. Swt tidak bisa menolongnya? Bahkan kalau nabi Isa bisa ditangkap maka ajarannya tidak dipercaya lagi oleh pengikutnya karena Tuhannya saja tidak bisa menolongnya nabi Isa mati konyol di kayu salib dibunuh oleh pasukan kerajaan Romawi penganut ajaran pagan manusia dewa Osiris dijadikan Tuhan.  Allah. Swt menjamin keselamatan para nabi yang diangkat jadi rasul mempunyai kita suci tidak bisa ditangkap oleh orang-orang kafir.

Allah berfirman,
 "Hai rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah melindungimu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (Al-Ma'idah: 67).

Nabi Isa adalah seorang rasul yang diberikan kitab suci Injil menyampaikan amanatnya sebagai rasul utusan Allah Swt mengajak bangsa Israel agar beribadah sujud menyembah Allah. Swt  Nabi Isa dijamin keselamatannya oleh Allah. Swt. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun