Mohon tunggu...
rahmadiani adetaza
rahmadiani adetaza Mohon Tunggu... Mahasiswa - artike

menulis~membaca

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Biografi Selma Tanaya Muljianto

27 Oktober 2021   02:55 Diperbarui: 27 Oktober 2021   03:31 32 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Selma Tanaya Muljianto lahir pada tanggal 4 februari 2002 yang bertempat di Denpasar, Bali, atau akrab dipanggil Selma yang dimana arti dari nama Selma ialah pelindung agama (dalam bahasa Jerman)dan memiliki kemampuan berbicara yang baik,pekerja keras,cerdas,berjiwa petualang ( dalam bahasa karakteristik) sifat dan karakter nama Selma melambangkan pesona dan karisma. selma merupakan anak pertama dari dua bersaudara, yang dimana saudara perempuan sama sepertinya bernama Wendy Rees Muljianto. 

Selma terlahir dari keluarga sederhana yang tinggal di salah satu pulau yang sangat indah di Indonesia yaitu pulau Bali. Orang tua selma berasal dari ibu kota dari Indonesia yaitu Jakarta namun memutuskan untuk merantau ke pulau Bali. Ibunya yang bernama Ng Shirely Adera, dan ayahnya bernama Erwin Muljianto. 

Orang tua dari selma bekerja di bidang pariwisata yang dimana kita tau kalo di pulau dewata bali banyak sekali pendatang dari dalam maupun luar negri, ayahnya bekerja sebagai tour leader disebuah perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata dan ibunya merupakan salah satu member dari agentravel yang berada di pulau dewata Bali.

Selma secara terang-terangan menyatakan bahwa dia menganut agama katolik dan memiliki darah tionghoa. Selma menyatakan bahwa dia keturunan dari kakek dan neneknya yang benar-benar memiliki darah tionghoa, kakek dan neneknya berasal dari negara china yang dimana terkenal dengan darah tionghoa namun pada zaman dimana kluarganya ingin memajukan prekonomian dan memutuskan untuk merantau kenegara kita ini yaitu Indonesia.

Masa kecil selma di lalui bersama keluarganya di pulau dewata Bali.selma memiliki sifat yang tegas dang berpegang teguh pada pendapatnya bisa dibilang tegas. Selma juga merupakan orang yang ambivert karena dia hanya mau akrab dengan orang yang sudah dia kenal lama dan dia anggap cocok untuk berteman dengannya, dia orang yang sangat berhati-hati dalam memilih teman sehingga dia tidak memiliki begitu banyak teman, dia memiliki warna kesukaan yaitu warna hitang dan dia sangat gemar dengan hewan anjing sampai-sampai dia memelihara dan merawatnya dengan baik dirumahnya.

Selma juga memiliki beberapa hobi yaitu nonton drama, anime dan membaca komik. Ketika dia memiliki waktu kosong Selma mengisi waktunya dengan menonton drama-drama yang dia suka selain itu dia mengisi waktu kosongnya dengan hal yang bermanfaat juga yaitu dengan membuat kue-kue yang dia bisa dan membagikannya kepada keluarganya yang berada dirumah. Selain suka memasak selma juga sangat suka makan terutama bakso dia sangat menyukainya.

Riwayat Pendidikan yang telah dan sedang dijalani selma ialah menyelesaikan sekolah dasarnya di SD TEGAL JAYA pada tahun 2014, dan melajutkan jenjang pendidikannya ke SMP TEGAL JAYA ( Santo Yusuf) di tahun 2014 sampai 2017 setelah menyelesaikan sekolah menengah pertamanyaselama 3 tahun dia melanjutkan ke SMK SANTO YOSEPH Denpasar Balipada tahun 2017 sampai 2020 yang dimana dia menjalani selama tiga tahun juga sama seperti sekolah sebelumnya.

Selama di masa SMA nya Selma mengambil jurusan IPS dia juga aktif  mengikuti organisasi-organisasi yang ada di sekolahnya salah satunya ialah osis dan menduduki jabatan sebagai sekretaris bidang teknologi  dan informasi pada saat dia menginjak kelas 10 atau 1 SMK, selain orgaisasi osis dia juga menjadi salah satu anggota dari tim choir SMAK Santo Yoseph dan pernah mengisi beberapa event salah satunya pada saat ulang tahun Yayasan dari sekolahnya. 

Sekarang selma sedang melanjutkan pendidikannya di PRESIDENT UNIVERSITY suatu kampus swasta yang terkenal  dengan kurikulum internasional dan lulus dengan jangkau waktu yang cepat yaitu 3 tahun setengah, dalam menjalani masa kuliahnya ditahun pertama selma menjalaninya secara online yaitu belajar dari rumah yang dikarenakan oleh pandemi yang sedang maraknya di negara kita ini, pada masa-masa awal perkulihan yang dilakukan dengan online dia menjalaninya dengan semangat tetapi dengan seiring berjalannya waktu dia merasa bosan dengan berkuliah hanya menatap sebuah laptop yang dia letakkan dipannya dengan mendengarkan dan menyimak materi yang diberikan oleh dosen. 

Seshingga pada semester ke 3 dia mendapatkan informasi dari kampusnya bahwa dapat melakukan kuliah offline tetapi dengan syarat harus dalam kondisi sehat, berasal dari kota atau daerah yang ditetapkan sebagai zona hijau, dan yang paling penting harus ada persetujuan dan tanda tangan dari orang tua. Dari situlah selma memutuskan untuk melakukan kuliah secara offline dengan persetujuan orang tuanya. 

Selama melakukan kuliah offline kemaren selma memutuskan untuk tinggal di asrama yang telah disediakan oleh kampus. Pada semester ketiga dia mulai mulai merasa senang karena bisa belajar dikampus dan bisa bertemu dengan dosen dan teman-temannya secara langsung tidak seperti masa pandemic kemaren yang dimana hanya berjumpa lewat layar yang datar. Sekian tentang Selma siremaja Bali yang memiliki darah tionghoa.

Mohon tunggu...

Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan