Mohon tunggu...
Rahmad Hidayat
Rahmad Hidayat Mohon Tunggu... Penulis - Influencer | Marketing | Blogger

Selalu berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi yang lain.. Admin : https://www.ahmaddzaki.id

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Ketika Banyak Orang Alay, Siapa yang Diuntungkan?

10 Juni 2019   15:14 Diperbarui: 10 Juni 2019   15:34 66
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: Youtube Iklan Axis | youtube dicky pranata

Haii kompasianer.. Siapa nih yang pernah jadi alay? Saya rasa semua pernah kali yaa, terutama peranakan kelahiran tahun 94 keatas yang sudah mengenal teknologi berupa handphone, smartphone maupun internet. 

Siapa yang pernah menulis di sms kata "Aku" menjadi "4ku" atau "tempat" menjadi "t4". Ha ha.. Kadang tulisan seperti itu sulit untuk dibaca, untuk membacanya saja butuh berfikir. Tapi, dulu kok gitu yaa kita.. 

Selain dari sms atau whatsapp, orang alay juga bisa dilihat dari penampilannya. Siapa yang dulu pernah foto kece pakai kacamata norak? Atau pakai gelang harga 500 an? ha ha.. 

Tapi ngga papa sih, itu merupakan proses alami menuju kedewasaan kok. Orang alay lama kelamaan juga dewasa sendiri. Nah, sekarang ini banyak orang alay.. Anak kecil sudah di warnai rambutnya, pakai celana ya di mlorotin, pakai topi di miring-miringin, pakai kalung seberat 10 kg, sok-sokan pakai jam tangan padahal mati.. Ha haa..

Ternyata eh ternyata, banyak orang alay ini menguntungkan beberapa pihak lhoo. Siapa itu?

1. YouTuber

Orang alay biasanya sih meniru itu tu, yang sering nongon di YouTube. Katanya idola masa kini, tapi kualitas videonya ngga mengedukasi. Malah mengajarkan generasi kita untuk berfoya-foya, bersenang-senang dan lain sebagainya. Kehadiran orang alay ini akan terus mendukung channel-channel YouTube seperti itu.

2. Penjual Produk KW

Orang alay tetep butuh dong barang-barang bermerek, nahhh karena pengennya irit makanya beli yang KW saja. Para penjual produk KW sangat senang dengan orang alay yang gayanya selangit namun tetap irit.

3. Pemilik Bengkel Motor

Memang tidak selalu orang alay berurusan dengan motor, tapi banyak lhoo orang alay yang membawa motornya ke bengkel, untuk apa? Biasanya sih mengganti sparepart yang tidak berguna seperti mengganti warna lampu depan, ganti warna lampu belakang, di ceper, ganti ban yang lebih kecil. Padahal sih, itu melanggar aturan kan yaa? wkwk

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun