Ganendra
Ganendra Jakarta Worker

demen melekan - suka ngeVlog

Selanjutnya

Tutup

Makro Pilihan

BULOG, Antara "Pengawal" dan "Juragan" Pangan

17 Mei 2018   06:07 Diperbarui: 17 Mei 2018   06:50 649 3 2
BULOG, Antara "Pengawal" dan "Juragan" Pangan
Keterangan gambar: Kompasiana Kopiwriting bersama BULOG dengan tema

Dengan tagline "Menyediakan pangan murah dan sehat" BULOG berperan penting dalam menyediakan pangan yang unggul dan sehat untuk Ketahanan Pangan Nasional. Perpres no 48 tahun 2016 mengamanatkan penugasan kepada BULOG dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional.

Namun di satu sisi format BULOG sekarang dituntut untuk menghidupi perusahaan umum (Perum) sendiri dengan sekitar 4300 orang yang menggantungkan hidup sebagai pegawainya.

BULOG mau tak mau harus kreatif dan inovatif di bidang yang tak dibiayai pemerintah. Bisnis dengan memaksimalkan asset-asetnya menjadi strategi yang diterapkan. Seperti hotel, resto, transportasi, bangunan serbaguna, pasar rakyat hingga memberdayakan masyarakat di bidang pangan melalui pembentukan dan pembinaan Rumah Pangan Keluarga (RPK).

Pernahkah anda menemui produk bermerek "KITA"?  Ada gula manis KITA, tepung KITA, daging KITA, minyak goreng KITA, dan beras KITA. Itu salah satu bidang usaha komersial BULOG.  BULOG komersil?

"Mengupas Strategi Bulog Perkuat Sektor Komersial" di Ajang Kompasiana Kopiwriting

Untuk memahami peran dan strategi BULOG sebagai Perum BUMN, acara Kompasiana KITANgopiwriting bersama BULOG dengan tema "Mengupas Strategi Bulog Perkuat Sektor Komersial" menjadi penting dan perlu.

Acara digelar pada  Kamis, 3 Mei 2018 di Kanawa Coffee, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan  narasumber dari pihak BULOG, hadir  Tri Wahyudi Saleh, Direktur Komersial Perum BULOG, Siti Kuwati, Sekretaris Perusahaan BULOG, serta jajarannya Febi Novita, Ermin Tora, dan Widiarso.  Acara dipandu oleh Audrey Chandra, jurnalis Kompas TV menjadi meriah dan seru dengan banyaknya pertanyaan dari kompasianer yang hadir.

Kompasianer yang hadir, datang dari berbagai ragam latar belakang passion menulis. Ada yang politik, ekonomi, lingkungan, lifestyle, traveling, teknologi, kuliner dan lain-lain.  Nampak Yon Bayu, Ronald Wan, Sigit dedengkotnya tulisan politik. Lifestyle seperti Mak Uly, Agung Han. Traveling ada Diaz. Isu lingkungan ada Bu Maria Sumitro. Tekno ada Andri dan Adica, dan banyak lagi.

image003-5afc33445e137362e72024f2.png
image003-5afc33445e137362e72024f2.png
Mengenal wajah BULOG  sekarang, dijelaskan oleh Tri Wahyudi, bahwa dulu BULOG di bawah presiden sekarang dibawah kementerian BUMN. Dan satu sisi BULOG sebagai pelayanan publik (public service obligation/PSO) dan sisi lain BULOG memposisikan selayaknya "perusahaan komersial".

Sebagai PSO, BULOG melaksanakan penugasan stabilisasi harga beberapa komoditas melalui menjaga stabilitas harga tingkat produsen, menjaga stabilitas harga tingkat konsumen, dan menjaga stok pada jumlah tertentu untuk melakukan intervensi pasar pada saat dibutuhkan oleh pasar (darurat, stablisasi harga). Sejak 2016 BUMN Perum BULOG peran dan tugas yang dulunya seputar beras ditambah mengelola 12 komoditas pokok.

Bisnis Komersial BULOG melingkupi; perdagangan komoditi, unit Bisnis dan anak perusahaan.   Dalam Perdagangan Komoditi, BULOG melakukan perdagangan komoditi pangan strategis seperti Kedelai, Jagung, Gula, Bawang Merah, Cabai Merah, Daging, Minyak Goreng, dan lain-lain.

Dalam Unit Bisnis (UB) yang dimiliki BULOG yaitu UB Jastasma, UB Opaset, UB Retail, UB Industri. Dan dan Anak Perusahaan yakni Anak Perusahaan (Anper) dengan kegiatan Bisnis yang bergerak pada industri logistiK yaitu PT. Jasa Prima Logistik BULOG (PT. JPLB).

"Dulu distribusi beras, sekarang inovasi komersial. Tugas wajib saat harga tinggi di pasaran, BULOG stabilisasi. Dari sisi perdagangan tugasnya komersial. BULOG punya asset banyak. Bisnis transportasi usaha," urai Tri Wahyudi yang sudah 21 tahun di BULOG, sejak 1997.

Tri Wahyudi menjelaskan bahwa asset BULOG banyak di seluruh Indonesia. Untuk sisi komersil strateginya dengan mengoptimalkan asset yang dimiliki BULOG. BULOG masuk pasar retail.

"Kita kerjasama dengan Chairul Tanjung Transmart Carefour, dan supermarket di Indonesia. Juga merambah industry, mengolah varian beras di Indonesia," kata Tri Wahyudi yang berpengalaman lama di farmasi namun tertarik dunia pangan itu.   

Unit Usaha Komersial BULOG

Di bidang distribusi BULOG memiliki anak perusahaan,  PT. Jasa Prima Logistik. Memindahkan stok komoditi dari tempat satu ke ke tempat lain. Menjembatani proyek unggulan di daerah. Seiring dengan banyak program pedesaan. Ada divisi penjualan, mendistribusikan komoditi ke seluruh tanah air.

Bidang perhotelan sebagai contoh ada hotel di Surabaya yang sedang diperbaiki. Untuk mengoptimalkan asset. Ada wisma untuk  acara pernikahan atau pesta lainnya. Saluran distribusi, dari komoditi yang ada hotel, restoran, kaf, serta banyak sinergi dan kerjasama BUMN. Ada juga di Biak dibangun pasar rakyat KITA. Dibangun dengan memanfaatkan asset kosong, di tengah-tengah masyarakat. Ada pujasera tempat nongkrong kawula muda.

Di bidang pangan, BULOG secara makro memiliki banyak produk. Produk-produk kebutuhan pokok seperti Beras KITA yang sudah diapresiasi Presiden Joko Widodo, minyak goreng KITA, gula manis KITA, tepung KITA, daging KITA, dan bahkan sedang dipersiapkan untuk launching, bakso KITA.   Produk-produk "KITA" itu sudah disiapkan dari Sabang sampai Merauke.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3