Mohon tunggu...
Rafika Utami
Rafika Utami Mohon Tunggu... Guru - Freelance Writer

When things goes right, write it.

Selanjutnya

Tutup

Gadget

Beralih ke Siaran TV Digital, Hadirkan Beragam Peluang bagi Industri Penyiaran

20 Agustus 2021   17:00 Diperbarui: 20 Agustus 2021   17:03 564
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Perkembangan teknologi saat ini telah berkembang dengan sangat cepat. Globalisasi dan era digital telah membawa perubahan dalam berbagai sektor mulai dari sektor ekonomi, politik, sosial budaya, pertahanan, hingga teknologi informasi. Terciptanya beragam perubahan device dalam teknologi informasi memunculkan inovasi dalam digitalisasi media salah satunya adalah media penyiaran TV. Media penyiaran TV merupakan sarana penyampai informasi yang efisien yang hingga saat ini telah banyak digunakan oleh masyarakat. Di negara-negara lain, pengembangan teknologi penyiaran sudah banyak dilakukan. Diantaranya yaitu dengan melakukan peralihan TV analog ke TV digital.  

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) rencananya juga akan melakukan proses Analog Switch Off (ASO) atau migrasi TV analog ke TV Digital di Indonesia. TV digital atau DTV merupakan jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi.

Mengapa Indonesia Perlu Beralih ke TV Digital? 

Sumber Foto: pexels.com 
Sumber Foto: pexels.com 
Kebijakan pemerintah untuk melakukan penyiaran TV digital tentunya merupakan kabar baik mengingat Indonesia sendiri termasuk negara yang cukup tertinggal dalam proses digitalisasi penyiaran secara global. Dilansir dari laman Kominfo, Direktur Penyiaran PPI Kementerian Kominfo mengatakan bahwa seluruh negara sudah bermigrasi ke TV digital dan sisanya hanya 30 negara lagi dimana Indonesia termasuk satu dari tiga negara di ASEAN yang belum bermigrasi ke sektor digital. 

Disamping itu, alasan lain mengapa Indonesia harus beralih ke TV digital diantaranya yaitu dari segi layanan, migrasi televisi membuat kualitas gambar dan keandalan siaran TV jauh lebih baik karena hingga saat ini, perangkat televisi yang canggih masih belum diimbangi dengan layanan siaran yang baik. Mengimplementasikan TV digital juga akan memberikan lebih banyak pilihan program karena dengan digitalisasi format multiplexing, satu kanal frekuensi TV digital dapat digunakan untuk 13 program siaran serta memungkinkan adanya konvergensi dengan berbagai media seperti media internet, telepon seluler, dan PDA (Personal Digital Assistance).

Peluang dan Manfaat Migrasi TV Digital Bagi Industri Penyiaran dan Kreatif 

Sumber Foto: https://commons.wikimedia.org/
Sumber Foto: https://commons.wikimedia.org/
Dengan berbagai keunggulan yang dihadirkan oleh TV digital, migrasi TV analog ke TV digital ini tentunya juga dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas serta efisiensi pengelolaan infrastruktur di industri penyiaran. Migrasi TV digital juga dapat memberikan peluang yang baik terhadap kemajuan dan peningkatan perekonomian di industri kreatif dimana nantinya dapat membuka peluang bisnis yang lebih meluas ke masyarakat. Manfaat dan peluang ini diantaranya adalah:  

1. Penyediaan Konten

Penyedia konten ataupun Production House dapat memanfaatkan peluang ini dengan menciptakan karya-karya yang berkualitas dan juga karya-karya bermoral yang bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan karakter bangsa. Individu atau pekerja kreatif seperti video creator, podcaster ataupun penyelenggara siaran program lainnya juga dapat berperan sebagai penyedia konten yang dapat menciptakan peluang usaha seperti pembuatan aplikasi video, film, web series, siaran komedi dan lain-lain.

2. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Migrasi TV digital ini tentunya juga memberikan peluang dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia) di bidang kreatif atau produksi produk digital dan teknik pengoperasian sistem. Dalam proses pengalihan teknologi ini, pelaku industri penyiaran juga berpeluang untuk diberi kesempatan memeroleh akses yang lebih besar melalui inhouse training, field training dan factory training sehingga ketergantungan pada pihak pemasok luar negeri menjadi berkurang.   

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun