Radiva Dilla
Radiva Dilla Pejuang Sarjana Sastra

Mahasiswa Sastra Jepang yang tidak bisa bahasa Jepang. Senang menulis apapun kecuali skripsi. Kritik dan saran, silakan layangkan e-mail ke : radivadilla@gmail.con

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"Forgotten", Sebuah Film yang Sulit Dilupakan

12 Juli 2018   01:05 Diperbarui: 14 Juli 2018   05:59 565 1 1
"Forgotten", Sebuah Film yang Sulit Dilupakan
Poster Film Forgotten (2017)

Title : Forgotten [Gieokui Bam]

Release : November, 29th 2017

Country : South Korea

Director : Jang Hang Jun

Writer : Jang Hang Jun

Duration : 109 minutes

Genre : Thriller, Mystery

Cast : Kang Ha Neul, Kim Mu Yeol, Mon Sung Keun, Na Young Hee

Sebagai penikmat film bergenre thriller, saya merasa sangat beruntung telah dipertemukan dengan film ini meskipun terlambat satu tahun. Saya tidak mendapatkan rekomendasi dari teman maupun internet tentang film ini, saya hanya iseng mendownload-nya sembari berharap film ini memenuhi ekspektasi saya ketika melihat posternya.

Lucunya, saat saya menikmati film dengan judul Korea Gieokui Bam ini, saya mengalami sedikit kendala menentukan genre film sebenarnya. Film ini di awali dengan pemandangan harmonisasi keluarga yang baru pindah ke sebuah rumah. Keluarga kecil yang terdiri dari adik bernama Jin Seok, kakak bernama Yoo Seok dan kedua orang tua mereka. Sebagai tokoh utama, Jin Seok yang diperankan oleh Kang Ha Neul diceritakan mengidap penyakit neurasthenia. Penyakit tersebut mengharuskan penderitanya mengalami kejadian secara berulang kali sehingga disebut sebagai halusinasi. 

Sedangkan tokoh Yoo Seok yang diperankan oleh Kim Mu Yeol dideskripsikan sebagai seorang kakak dan anak sulung yang bisa diandalkan. Hubungan keduanya terlihat intens, Jin Seok yang mengagumi kakaknya dan Yoo Seok yang menyayangi adiknya membuat saya berpikiran kalau film berdurasi 109 menit ini akan difokuskan pada hubungan kakak-adik antara Jin Seok dan Yoo Seok.

Forgotten (2017)
Forgotten (2017)
Kemudian dugaan lain tentang genre film ini hadir ketika adegan Jin Seok mendengar suara-suara aneh di rumah barunya dibuat begitu intens. Ditambah keusilan sutradara yang menambahkan jump scare membuat saya sempat berpikir apakah ini film horor? Saya mulai merasakan keyakinan genre tersebut ketika penjelasan mengenai sebuah ruangan yang tidak boleh dimasuki di rumah itu membuat Jin Seok penasaran.

Ditambah dengan tidak satupun anggota keluarganya memercayai pendengaran Jin Seok membuat saya berargumen bahwa film ini tidak memfokuskan pada hubungan kakak beradik antara Jin Seok dan Yoo Seok, melainkan hanya berfokus pada penyakit halusinasi yang diderita Jin Seok.

Cerita semakin memuncak ketika Jin Seok melihat kakaknya diculik oleh segerombolan orang tidak dikenal. Jin Seok terlambat menyadari dan tidak bisa mengejar mini van yang membawa Yoo Seok pergi. Kemudian di tengah malam yang dipenuhi hujan itu Jin Seok berusaha mengahapal nomor plat mini van tersebut dengan harapan dia bisa menemukan kakak tersayangnya.

Esok harinya, polisi datang ke rumah mereka untuk mendengar kesaksian langsung dari Jin Seok yang melihat kejadian penculikan malam itu. Sayangnya, informasi mengenai nomor plat mini van dari Jin Seok ditentang oleh polisi dengan alasan nomor yang disebutkan Jin Seok tidak ada. Jin Seok semakin merasa frustasi saat ia dianggap hanya berhalusinasi dan kejadian penculikan itu dianggap tidak benar-benar terjadi.

Kejadian semakin membingungkan saat Yoo Seok berhasil kembali ke rumah beberapa hari kemudian. Namun, Yoo Seok menentang kesaksian adiknya bahwa dia diculik. Bahkan Jin Seok diminta terus mengonsumsi obat untuk penyakitnya agar dia tidak berhalusinasi secara berlebihan.

Forgotten (2017)
Forgotten (2017)
Kemudian film ini memaksa saya untuk membanting stir atas praduga yang sudah terlanjur saya buat di awal. Sebab, di pertengahan film watak dan karakter tokohnya dibuat sangat berbeda dari sebelumnya. Dengan cara yang detail dan rapi sutradara Jang Hang Jun berhasil menuntun saya semakin larut dalam permainan plot yang ditulisnya. Dan dari sanalah saya tidak berani menduga setiap alur yang akan terjadi. Saya hanya akan mengikuti kejelasan siapa di balik siapa dan apa di balik apa yang mulai terkuak satu persatu.

Jika ditanya mengenai film yang menggunakan waktu sebagai pemanis alur, maka saya akan menjawab banyak judul film seperti film bergenre romance dari Jepang Tomorrow I Will Date Yesterday You atau film hollywood bergenre action berjudul XIII. Film pertama alur waktunya terlalu jelas dan dipaksakan, bahkan tokohnya menjelaskan 'cara main' alur waktu dalam film tersebut kepada tokoh yang lain. Penonton akan dibuat cepat bosan dengan penerapan seperti itu.

Sedangkan di film kedua, alur waktunya terlalu berbelit. Saya pribadi kurang bisa menikmati pesan film tersebut meskipun isinya sangat keren. Bedanya, film Forgotten ini benar-benar menggunakan alur waktu secara maksimal dan sederhana, tidak membingungkan dan cukup menghibur.

Forgotten (2017)
Forgotten (2017)
Forgotten (2017)
Forgotten (2017)
Saya juga harus memuji kemampuan akting para aktor yang bisa memerankan banyak karakter dan watak, juga para make up artist yang dengan tangan dinginnya berhasil mengecoh saya untuk menyadari kesamaan tokoh dari dua karakter yang berbeda. Banyak sekali peran yang bermain ganda dalam film ini. Jadi, sebaiknya jika ingin menonton film ini Anda harus melupakan stereotip tentang orang Korea memiliki wajah yang sama. Jika tidak, mungkin Anda akan terkecoh dengan kemunculan ganda para tokoh di film ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2