Mohon tunggu...
Radityo Kusumo
Radityo Kusumo Mohon Tunggu... Freelancer - Writer and Photographer

Go Right on the Right Thing

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Visual "Storytelling"

26 April 2019   09:22 Diperbarui: 26 April 2019   09:53 74
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Courtesy: The Verge (https://www.theverge.com/phone-review)

Di era saat ini dimana teknologi berkembang dengan cepat begitu pula bermunculan kreator-kreator yang menciptakan karyanya dengan visual-visual yang tidak bisa diremehkan. Mulai dari teks hingga foto dan video yang diramu menjadi satu, seolah tidak perlu lagi adanya majalah dan media cetak lainnya untuk menjelaskan secara detil informasi yang hendak disampikan. 

Ternyata budaya untuk menggemari dan memahami informasi dengan detil melalui visual sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun silam, seperti yang diungkapkan dalam Visual Storytelling komunikasi manusia sudah ada sejak 30.000 tahun yang lalu, menariknya 7.000 tahun terakhir manusia mulai mengembangkan komunikasi dengan menuliskan setiap bahasa yang diucapkan, dalam menyampaikan maksud dari informasinya seringkali dengan menggambar merupakan salah satu jalan untuk memperjelas pesan yang diungkapkan secara visual. 

Selanjutnya pada akhirnya muncul budaya menulis yang dibarengi dengan munculnya media cetak. Sudah menjadi budaya lama bahwa manusia sudah mengenal budaya menulis sebelum munculnya pengembangan untuk membaca teks.

Media baru kini seolah mengulangi apa yang sudah menjadi budaya manusia dijaman dahulu, walau menggunakan istilah media baru yang dalam prakteknya ternyata menggunakan budaya lama kini menjadi primadona yang digunakan oleh kebanyakan pengguna hari ini. 

Hal ini tidak jauh dari sifat alami manusia yang mana ternyata 93% cara kerja otak manusia menggunakan sistem kerja komunikasi yang lebih sering mudah dipahami dalam bentuk visual, dengan adanya visual ini informasi lebih mudah dipahami, dan pesan yang ditangkap bisa lebih detil demikian juga otak manusia ternyata 60.000 kali lebih cepat menangkap maksud dari visual ketimbang teks.

Kelebihan Informasi

Kemudahan produksi yang didukung dengan berkembangnya teknologi publikasi yang sangat mudah diakses menjadikan informasi yang penuh dengan visual dan teks ini seolah overload dalam Visual Storytelling melihat bahwa hari ini informasi 5 kali lebih cepat didapatkan ketimbang pada tahun 1986, akses yang dikonsumsi oleh pengguna dunia maya terhitung 34 giga atau 100.500 kata yang dikonsumsi perhari diluar dari jam kerjanya. 

Courtesy: Chris Bourne (sales-i.com)
Courtesy: Chris Bourne (sales-i.com)

Karena visual menjadi lakon dalam media yang sering dikonsumsi oleh masyarakat hari ini menyebabkan sedikitnya porsi teks yang dipadupadankan dengan visual, beberapa pengguna rata-rata hanya membaca 28% kata setiap kali mereka mengunjungi website, yang mana ini dikarenakan bahwa 46,1% masyarakat lebih suka mengunjungi dan nyaman ketika melihat desain website yang dapat menunjukkan visual yang menarik, hal merupakan poin paling penting bagi pembuatan website saat ini, yang mana hal ini berguna untuk menyampaikan kredibilitas pesan yang ingin disampaikan suatu organisasi. 

Pengguna juga suka bahwa infografik menjadi media yang rata-rata sebesar 12% paling cepat tumbuh di arus internet daripada mereka yang tidak menyertakannya kedalam informasi yang dipublikasikan, hal ini diyakini bahwa dengan adanya informasi dalam bentuk infografik lebih cepat dan lebih mudah dipahami, yang mana kita ketahui, masyarakat hari memiliki produktifitas yang lebih tinggi, dan cepat sehingga dalam mengkonsumsi informasi akan lebih tertarik melihat visual yang dalam sekali lihat bisa memahami isi dari informasi tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun