Mohon tunggu...
Radian Kristiani
Radian Kristiani Mohon Tunggu... Ibu Rumah Tangga

Puisi adalah Ruang Menepi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Senandung Kenangan Simbok

25 Mei 2021   13:28 Diperbarui: 4 Juni 2021   10:57 96 11 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Senandung Kenangan Simbok
dokumen pribadi

Di pekat malam dingin nan sepi
Di ujung jalan pedalaman Banyuwangi
Kauberjejak meniti
Liku jalan berkilo-kilo tanpa alas kaki

Rancap kerikil kecil menikam kulit ari
Tak menyudahi 
Suluh bambu berpendar memandu
Pada pesta hajatan yang kautuju

Kacang rebus berjejal dalam bakul gembung menggunung
Melendeh manja dalam gendongan di punggung
Tak peduli rapuh tubuh nyeri meraung
Demi jerit tangis anak-anakmu yang terus menggaung

Mustaka bermahkota putih menyunggi karung lusuh bak belacu
Berpacu bersama sangkala terus melaju enggan menunggu
Berharap kacang-kacang jualanmu cepat laku
Diborong penonton pertunjukkan janger malam itu

Peperanganmu melawan ganasnya hidup sudah sedari dulu
Keturunanmu alasan utama kausingsingkan lengan baju
Bahumu kekar
Kasihmu mekar di tengah belukar kehidupan, tajam mencakar

Keberanianmu menggertak ketakutan
Kegigihan mendobrak kelemahan
Pilu pandai disembunyikan
Di balik keriput tangan

Ketabahanmu, kekuatanmu menjadi penolong
pun penyokong
Saat lambung-lambung kosong
Kian melolong

Di akhir hayatmu
Hidup layak tetap berseteru
Alih-alih menghampirimu
Menyapamu pun tak mau

Ragamu luruh digerogoti usia
Raib dimangsa penyakit berbahaya
Menghempas sukma kembali ke nirwana
Mewariskan nama membenam di jiwa

Gurat-gurat di wajahmu
Terlukis perjalanan kisah mengharu biru
Senyummu khas membalut paras
Mulia tak bercela anggun kirana merembah makna

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x