Mohon tunggu...
Wen Simahgoda
Wen Simahgoda Mohon Tunggu... gayo takengon

Mengilmui Diri : Jangan Lupa Menjadi Manusia

Selanjutnya

Tutup

Digital Pilihan

Mengunci Smartphone, Sudah Jelaskah Tindakan Anda?

8 Maret 2019   18:26 Diperbarui: 8 Maret 2019   18:44 88 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengunci Smartphone, Sudah Jelaskah Tindakan Anda?
Dokpri: mengapa harus mengunci layar smartphone

Sering kita temui disekitar kita, para pengguna smartphone mengaktifkan mode kunci layar pada smartphone mereka. Tentu timbul sebuah pertanyaan, kok harus dikunci ya?

Bila di dalam smartphone tersebut terdapat data-data penting, tentu mengunci smartphone adalah upaya yang tepat. Begitu juga halnya mungkin kita khawatir smartphone kita dijangkau oleh anak-anak. 

Layar smartphone yang dijangkau anak-anak tentu bisa saja mengaktifkan beberapa fungsi seperti memanggil nomor kontak, perpesanan seperti WA dan aplikasi chat lainnya. Hal tersebut tentu berakibat tidak baik dan dapat mengganggu privasi.

Namun faktanya, sering kita lihat upaya mengaktifkan mode kunci layar adalah hanya untuk gaya dan ikut-ikutan saja. Seperti membuat pola yang rumit, sidik jari dan lain-lain. 

Menurut hemat saya, kalau smartphone kita hanya menyimpan mp3, poto, video biasa atau akun jejaring sosial yang tersimpan pada browser sepertinya itu semua tidak perlu pengamanan yang ekstra.

Apalagi bagi kita yang tidurpun bersama smartphone kesayangan sampai 1x2 jam sehari semalam. Masak harus mengunci layar segala. Dan juga orang sekarang kan sudah paham kalau minjem smartphone orang lain, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Mengapa saya menyinggung "alasan di balik mengunci layar smartphone? karena ada beberapa hal yang mengganjal dalam benak saya.

Pertama; mengunci layar artinya berprasangka buruk kepada orang lain
Iya, dengan mengunci layar seolah-olah kita sedang dalam posisi tidak aman kapan dan dimanapun. Kita seperti menganggap orang disekitar akan menggunakan smartphone milik kita, dan tindakannya itu akan merugikan kita. Padahal hal ini tidak sepenuhnya benar.

Kedua; mengunci layar menghabiskan waktu saja
Kita selalu membuka dan menutup smartphone, dan ini adalah rutinitas. Bayangkan kalau kita harus menggambar pola setiap membuka smartphone atau menyocokkan sidik jari atau pin? Ayolah sobat mengamankan diri tidak perlu serumit itu.

Ketiga; menyulitkan orang lain bila terjadi hal tidak diinginkan terhadap diri kita.
Bila kita terkena musibah, semisal kecelakaan saat berkendaraan atau hal hal lain, lalu orang hendak mencari nomor kontak keluarga kita tentu mereka akan kesulitan. Masak mereka harus buka kode, pola, sidik jari dimana situasi sedang genting.

Saya hanya risih saja dengan beberapa pengguna smartphone yang begitu menikmati mode kunci layar ini. Sebetulnya tidak ada selahnya juga, tetapi saya kok merasa ada keganjilan dalam hal ini, apa kompasianer mengalami hal yang sama.


Hanya sekedar coretan,, be positive view, right!

VIDEO PILIHAN