Mohon tunggu...
Wen Simahgoda
Wen Simahgoda Mohon Tunggu... gayo takengon

Mengilmui Diri : Jangan Lupa Menjadi Manusia

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Peran Sarjana adalah Memberi Solusi kepada Masyarakat, Bukan Menebar Isu

6 Maret 2019   12:06 Diperbarui: 6 Maret 2019   12:06 548 4 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Peran Sarjana adalah Memberi Solusi kepada Masyarakat, Bukan Menebar Isu
sumber gambar : https://sukatulis.files.wordpress.com : ilustrasi wisuda

Miris menyaksikan perilaku oknum sarjana didalam masyarakat yang perannya masih sebagai penebar isu semata. Padahal yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi-solusi untuk menyelsaikan pelbagai persoalan, seperti persoalan pendidikan, moral, pemahaman agama, ekonomi, politik dan lain-lain.

Solusi dan isu yang bagaimana yang dimaksud ?. kita mulai dari isu. Merujuk pada KBBI, kata "Isu" mengandung arti kabar yang tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; dan desas desus. Berangat dari poin tentang isu ini mari kita coba tuangkan kedalam kejadian-kejadian sekarang. Lihatlah keadaan kita saat ini,  pelaku penebar isu ini banyak dari kalangan mereka yang secara gelar sudah berpendidikan, baik itu setingkat S1, S2 dan pangkat-pangkat akademik lainnya. Ada yang bernuansa menyalahkan, menyudutkan, turut membagikan berita yang belum pasti benar tidaknya dan lain-lain. Perilaku oknum sarjana belakangan ini banyak yang hanya membeberkan persoalan-persoalan, baik secara nyata dan melalui media sosial. Sementara untuk solusi mereka tidak punya.

Sarjana sebagai gelar bagi orang yang telah menempuh pengalaman pendidikan tentu memiliki konsep dan kerangka berfikir yang agaknya lebih solutif ketika dihadapkan kepada aspek-aspek kehidupan didalam masyarakat. Seorang sarjana seharusnya mampu memberi cara, teknik, pendekatan, dan hal-hal positif untuk mengatasi persoalan terkini.

Solusi yang dmaksud adalah berupa pemikiran solutif yang mampu menghadirkan manfaat untuk masyarakat. Solusi dari seorang sarjana bisa saja dilakukan dari berbagai bidang sesuai keahlian masing-masing. Seperti Dibidang pertanian, bahasa, seni, politik, kesehatan yang semua itu bisa dijalankan dengan terjun langsung ataupun secara lisan dan tulisan.

Dalam rangka memberi solusi kepada masayarakat dan terhindar dari menebar isu maka kedua hal berikut ini mungkin dapat membantu kita yaitu;

Pertama:  Bergaul dengan masyarakat

Seorang sarjana disamping bekerja memenuhi kebutuhan, perlu bergabung dangan masyarakat seperti dengan kepala desa, tokoh didalam masyarakat tersebut sehingga interaksi tetap ada, dengan demikian tentu mendiskusikan persoalan apapun didalam masyarakat semakin mudah. Dengan akses ini tentu kita akan dapat memberi dan menuangkan pemikiran yang solutif kepada mereka secara langsung.

Kedua:  Memanfaatkan media sosial

Seorang sarjana yang aktif menggunakan media sosial sebaiknya tidak hanya menggunakannya untuk hiburan dan alat untuk mencari uang saja. Perlu juga menyampaikan ide, tanggapan solutif tehadap permasalahan yang ada. Seperti kejadian-kejadian terkini yang amat perlu diimbuhi penyelsaian dan jawaban persoalan dari masalah tersebut tentu sesuai dengan disiplin ilmu yang dikuasai.

Agar gelar, ijazah, atribut pendidikan dan kependidikan kita bernilai dan bermanfaat maka sudah sepatutnya kita hadir ketengah masyarakat sebagai pemberi solusi. Kalau hanya sebagai pembuat masalah dengan menyebar isu alangkah palsunya kita yang katanya orang berpendidikan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x