Mohon tunggu...
rachel christiana
rachel christiana Mohon Tunggu... rachelcrst

rachelcrst

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Dampak "Cashless Society" terhadap Perekonomian Indonesia

7 Desember 2019   11:24 Diperbarui: 7 Desember 2019   11:34 683 0 0 Mohon Tunggu...
Dampak "Cashless Society" terhadap Perekonomian Indonesia
dokpri

Cashless Society adalah kondisi dimana suatu masyarakat tidak lagi melakukan pembayaran melalui uang tunai. Masyarakat dapat menggunakan alat-alat elektronik seperti kartu debit, kredit, ataupun uang elektronik untuk melakukan pembayaran.Di tahun 2019 ini, pembahasan mengenai "cashless society" semakin marak dilakukan.

Sebagian masyarakat di perkotaan cenderung menggunakan transaksi non tunai dalam melakukan transaksi pembayaran. Di Indonesia, gerakan "cashless society" bukan hal yang baru. Pada tahun 2014, Bank Indonesia (BI) mengumumkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk mendorong transaksi uang elektronik.

Pemberlakuan transaksi non-tunai sudah dilakukan pemerintah, terutama di kota-kota besar. Seperti pembayaran layanan tranportasi TransJakarta, KRL maupun pembayaran di pintu tol.

Selain lebih praktis dan efisien, masyarakat tidak perlu lagi untuk membawa uang tunai yang akan mengurangi kemungkinan pencurian dan mengurangi ketidaknyamanan karena membawa uang tunai dengan jumlah yang banyak.Bank Indonesia (BI) mengatakan, cepat atau lambat masyarakat Indonesia akan menuju masyarakat yang tak lagi menggunakan uang tunai, melainkan bentuk kartu dalam setiap transaksi (cashless society).

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, sudah ada 39 e-wallet yang mendapatkan lisensi resmi. Pada tahun 2018, transaksi e-wallet di Indonesia mencapai angka USD1.5 miliar dan diprediksikan akan meningkat menjadi USD 25 miliar pada tahun 2023.

 Banyak muncul pro dan kontra terhadap "cashless society". Sebagian ada yang percaya bahwa gerakan ini akan membawa lebih banyak manfaat, sementara sebagian yang lain berpikiran sebaliknya.

Namun begitu, terlepas dari pro dan kontra yang ada, satu hal yang juga perlu menjadi sorotan adalah bagaimana gerakan "cashless society" ini memberikan dampak terhadap masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Berikut dampak-dampak yang terjadi akibat "Cashless Society" terhadap perekonomian Indonesia:

1. Mempermudah dalam melakukan transaksi

Dengan bertransaksi secara cashless, dapat mempermudah transaksi dan transkasi dapat dengan mudah dilacak. Mulai dari jumlah transaksi, tempat, juga waktu, seluruh keterangan tersebut bisa di dapatkan dengan mudah. Jika dibandingkan dengan transaksi digital, bertransaksi dengan uang tunai memiliki banyak kelemahan, seperti dari segi kepraktisan penyimpanannya.

2. Koleksi Pajak Akan Meningkat

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN