Mohon tunggu...
Andi Zulkifli Nurdin
Andi Zulkifli Nurdin Mohon Tunggu... Aparatur Sipil Negara yang hobby Ngeblog

Seorang Abdi Negara yang berprofesi sebagai PNS. Mencoba untuk tetap eksis menulis sebagai sarana berbagi dan menjalin persahabatan. Sekarang aktif di Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sulsel

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

Dikeroyok Lansia Coy!

14 Februari 2010   19:33 Diperbarui: 26 Juni 2015   17:55 194 0 0 Mohon Tunggu...

Bukan mengada-ada, tetapi ini adalah fakta. Tak pernah terlintas dalam pikiran akan mengalami hal yang seperti itu. Dalam sebuah pertemuan, yang mana pesertanya mayoritas kaum lansia, cerita ini berawal.

Seperti biasanya di setiap awal tahun, koperasi-koperasi mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan dibarengi dengan penggantian pengurus serta pengawas. Karena jumlah koperasinya lebih banyak dibanding dengan tenaga di kantor, terkadang kami kewalahan untuk dapat hadir. Tetapi selaku pembina koperasi, kami pun harus pintar-pintar membagi waktu.

Kebetulan juga hari itu saya kena giliran mewakili pimpinan mengikuti RAT Primkoppabri (Primer Koperasi Purnawiran dan Warakawuri). Namanya juga purnawirawan, tentu anggotanya sudah berumur atau lanjut usia. Awalnya saya pikir rapat akan berjalan lancar. Paling-paling sambutan, basa-basi sebentar dan langsung ketok palu. Bagaimana tidak? Anggotanya rata-rata sudah berumur, untuk berbicara saja sang ketua sudah ngos-ngosan belum lagi jalannya sudah tertatih-tatih.

Tapi dugaan saya ternyata meleset. Para purnawirawan ini ternyata memiliki semangat yang tinggi. Meski dengan kondisi fisik yang sudah uzur mereka tetap mengikuti rapat dengan seksama. Walhasil rapat pun berjalan sangat alot.

Yang paling seru pada saat masuk acara pemilihan pengurus baru. Pada saat formatur yang ditunjuk berdikusi siapa yang akan ditunjuk sebagai ketua, tiba-tiba salah satu peserta menerobos masuk dan mencak-mencak meminta supaya formatur dibatalkan. Saya terperanjat juga, ternyata purnawirawan kalau marah galak juga. Untung saja dengan memberi pengertian baik dari pimpinan rapat maupun unsur pembina semua bisa teratasi.

Setelah rapat berakhir, saya membayangkan kira-kira apa jadinya jika tadi emosi mereka tidak terkendali. Seumur-umur tidak pernah membayangkan akan dikeroyok oleh lansia.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x