Mohon tunggu...
Ahmad Shadiq
Ahmad Shadiq Mohon Tunggu... Membaca, Mengarang dan Menulis

"Menulis adalah cara terbaik untuk menyimpan ingatan"

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Film "Kapal Goyang Kapten" Perkenalkan Keindahan Maluku dengan Komedi

29 Agustus 2019   13:10 Diperbarui: 29 Agustus 2019   13:17 0 1 0 Mohon Tunggu...
Film "Kapal Goyang Kapten" Perkenalkan Keindahan Maluku dengan Komedi
dokpri

Salah satu Produsen film Indonesia, Mega Pilar Pictures mengadakan Road Show Jumpa Fans, Press Conference dan Nonton Bareng film terbarunya yang berjudul Kapal Goyang Kapten di Panakukang 21 dan Cafe Red Corner, Makassar, Rabu (28/08/2018).

"Makassar adalah kota ke 8 yang kita kunjungi dalam rangkaian Road Show film Kapal Goyang Kapten", ujar Sutradara Film, Raymond Handaya.

Pada Road Show di Makassar kali ini, Mega Pilar Pictures membawa turut serta beberapa bintang film Kapal Goyang Kapten takni Ge Pamungkas, Mamat Al Katiri dan Muhadkly Acho untuk berjumpa dengan fans, press conference dan nonton bareng.

Mengangkat Cerita Perampokan Tengah Laut
Film ini bercerita tentang pembajakan kapal wisata berisikan beberapa turis lokal dan seorang nahkoda yang sedang berlayar di Laut Maluku oleh 3 orang pembajak amatiran yang dibungkus dengan komedi.

Aksi itu mereka lakukan karena mereka butuhkan untuk membiayai pengobatan ibu salah satu dari mereka, Cakka yang diperankan oleh Mukhadly Acho.

Namun karena kebodohan para pembajak, mereka malah menenggelamkan kapal yang berisikan barang rampasan dari turis-turis, sehingga mereka pun terjebak bersama dan akhirnya harus terdampar dan terjebak di sebuah pulau kosong.

Sehingga akhirnya para turis lokal, Nahkoda dan perampok serta seorang yang sudah terdampar di pulau tersebut selama 10 tahun lamanya harus bekerja sama dan bergotong royong untuk kembali ke rumah masing-masing.

dokpri
dokpri
Perkenalkan Keindahan Maluku
Proses produksi film Kapal Goyang Kapten menghabiskan 18 hari berlokasi di provinsi Maluku, tepatnya di pulau Ambon dan di kepulauan Tual, Maluku Tenggara. Alasan lokasi ini dipilih menjadi lokasi syuting karena memiliki banyak lokasi pulau dan pantai yang indah, sehingga cocok dengan kebutuhan lokasi yang ada dalam  skenario film ini.

Keindahan Pulau Tual Maluku, sangat tergambarkan dalam film ini. Apalagi lokasi yang diambil adalah betul-betul pulau tak berpenghuni yang keindahannya masih benar-benar alami serta terjaga.

dokpri
dokpri
Suka Duka Pemain
Para pemain yang turut serta dalam acara Road Show film Kapal Goyang Kapten di Makassar mengungkapkan beberapa suka dukanya ketika syuting film tersebut. Ge Pamungkas misalnya mengungkap bahwa dirinya tidak bisa bergaul dengan pemain lainnya saat istirahat demi untuk menjaga peran serius yang dia mainkan.

Selain itu, Masalah kondisi cuaca yang berubah-ubah ditengah laut juga menjadi hambatan dalam proses syuting. Seperti yang diungkap oleh Mukhadly Acho bahwa sangat sulit memfokuskan peralatan karena guncangan ombak.

"Untuk itulah kita selalu mengupayakan agar pengambilan gambar tak terlalu banyak yang diulang" kata Acho.

Beda halnya dengan Mamat Al Katiri, meskipun bisa dibilang Mamat adalah orang timur asli namun ternyata dia tak bisa berenang sehingga sedikit was-was saat syuting ditengah laut. Ia pun menceritakan bahwa pernah hampir membuat Acho tenggelam karena menarik-nariknya saat adegan melompat ke laut.

"Saya berjanji setelah ini saya akan belajar berenang" ungkap Mamat.

dokpri
dokpri
Tayang 5 September 2019
Film Kapal Goyang Kapten baru akan bisa dinikmati keseruan dan kelucuannya pada tanggal 5 September 2019 mendatang di seluruh Bioskop Indonesia.

"Jadi yang nonton Special Screen hari ini termasuk orang yang beruntung karena film ini secara resmi baru akan tayang tanggal 5 September 2019 nanti", Puji Ge Pamungkas pada acara Nobar.

dokpri
dokpri


KONTEN MENARIK LAINNYA
x