Mohon tunggu...
Putri Apriani
Putri Apriani Mohon Tunggu... Freelancer - Fiksianer yang Hobi Makan

@poetri_apriani | poetriapriani.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Story

Getuk Khas Klaten, Bukan Sembarang Getuk

14 September 2016   13:44 Diperbarui: 22 September 2016   11:21 501
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Getuk Khas Klaten [dokpri]

Getuk memang identik dengan masyarakat Jawa, contoh getuk yang populer dan masih banyak ditemui di pasar tradisional adalah Getuk Lindri, disajikan dengan parutan kelapa yang membuat makanan manis berbahan dasar singkong ini menjadi lebih nikmat dan gurih.

Selain itu, getuk juga bisa bertransformasi dengan bentuk yang berbeda, sesuai dengan daerah asalnya. Bila di Banyumas getuk disajikan dengan cara digoreng atau selanjutnya disebut dengan Getuk Goreng, Magelang terkenal dengan Getuk Trio yang terdiri dari tiga warna dan berbahan dasar ubi, Klaten pun punya getuk khasnya sendiri. Getuk Kurung (disebut Getuk Kurung karena berasal dari Desa Kurung Kecamatan Ceper, Klaten), atau dikenal dengan merk Getuk Yoko ini memang lain dari pada yang lain. Mulai dari bentuk, rasa, hingga tekstur, getuk ini berbeda dari getuk-getuk lainnya.

Bentuk khas Getuk Kurung Pedan [dokpri]
Bentuk khas Getuk Kurung Pedan [dokpri]
Getuk khas Klaten memiliki bentuk yang unik, ada yang berbentuk kotak dengan garis-garis lengkung di pinggirnya, ada juga yang berbentuk lonjong kecil (getuk gulung) yang di dalamnya terdapat selai nanas. Getuk satu ini juga memiliki tekstur yang sangat lembut dan rasanya yang sangat manis, ditambah lagi dengan taburan kelapa yang dicampur dengan gula halus. Manisnya maksimal, apalagi kalo makannya sambil ngeliatin kamu, duh diabetes aku, Mas!

Getuk dengan selai nanas [dokpri]
Getuk dengan selai nanas [dokpri]
Getuk Yoko bukanlah makanan baru bagi masyarakat Ceper, getuk ini bahkan sudah dirintis sejak tahun 1976, hingga kini masih bertahan dan dikelola oleh keluarga. Kualitas rasa, letak yang strategis dan harga yang bersahabat, membuat Getuk Yoko kebanjiran order. Hanya 10rb/kotak, anda sudah mendapatkan getuk aneka rasa. Buka mulai pukul 08.00 dan terletak di Jalan Karangwuni-Pedan, sekitar tiga kilometer barat pertigaan Karangwuni Jalan Yogya-Solo, membuat para pelancong mampir dan menikmati Getuk Yoko, tak jarang dari mereka juga membawanya sebagai oleh-oleh.

*

@poetri_apriani

Jangan lupa coba yang ini juga ya :

1. Belum ke Klaten Bila Belum Menyantap Kuliner yang Satu Ini

2. Kepelan, Cemilan Murah Meriah ala Klaten

* 

Sumber Refrensi :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun