Pulo Siregar
Pulo Siregar Wiraswasta

Penggiat Advokasi Nasabah melalui wadah Lembaga Bantuan Mediasi Nasabah (LBMN). Pernah bekerja di Bank selama kurang lebih 15 tahun. Berencana menulis buku yang berkaitan dengan Risiko produk-produk Perbankan. Yang telah terbit sudah 3 buku, yakni: Risiko Kartu Kredit, Risiko Kartu ATM. dan satu lagi buku BEBASKAN UTANGMU 27 Studi Kasus Menyelesaikan Utang Secara legal. (Telah beredar di Toko2 Buku Gramedia seluruh Indonesia)\r\nBagi yang ingin Konsultasi langsung bisa menghubungi:\r\nVia SMS/Whatsapp: 081219699520\r\nVia email: lembagabantuanmediasi@gmail.com Website: www.medianasabah.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Kisah Pilu Korban Oknum Pengacara Kartu Kredit ( Kisah 3)

25 Agustus 2017   17:27 Diperbarui: 25 Agustus 2017   18:10 3149 1 1
Kisah Pilu Korban Oknum Pengacara Kartu Kredit ( Kisah 3)
Dokpri

Kisah ini diolah dari transkript percakapan via Whatsapp antara:

+62 811-xxxx-xxx dengan Pulo Siregar

Selamat sore bapak

Pak  perkenalkan nama saya Errxx, saya baru saja membaca beberapa artikel pak  di internet, yaitu kompasiana.

Saat ini saya mengalami hal yang sama pak, saya memakai jasa pengacara dan sampai saat ini belom ada penyelesaiaan nya, saya mohon pak  bisa membantu saya, apa yang harus saya perbuat pak?

Saya berdoa pak, mohon Tuhan menolong saya,

Pengacara siapa? Yg kantornya dimana? Ceritanya gimana?  Spy saya bisa ngikutin

Saya cerita dari awal ya pak, saya ditawarkan oleh rekan kantor, dimana rekan saya ini sebenarnya juga karyawan baru,Kantor pengacara nya kantor hukum & advokat, Putrx Rajawaxx Nusantxxx pak, saya tertarik karena pertama kk saya ada 5, dan semuanya ada KTA yg masih blm selesai,semua KK saya tidak ada yg overlimit, hya sebatas hutang yg mmg belom selesai,lalu saya dipertemukan dengan pihak marketingnya, saya di minta membayar fee sebesar 25% dari total kredit limit saya dengan pembayaran selama 3 bulan, semua kk saya di ambil pak dengan alasan akan menghubungi pihak bank.

Saya kaget pak  waktu saya tau bahwa ada transaksi2 dimana mereka ternyata menggesek kartu saya tanpa saya tau dan mereka sampai memaksimalkan kredit limit yg tersisa.

Lalu saya menanyakan bagaimana dengan transaksi yang bukan pemakaian saya? mereka bilang tidak ada masalah, pada saat pertama saya menyerahkan kartu adalah 31 Desember 2016 pak, saya diarahkan jika ada org bank yang telp blg salah sambung, di minta kasih no telp yg mereka siapkan.

Saya lupa dibulan keberapa ada debt coll atau org bank saya tidak yakin, datang ke rumah, lalu diberikan surat kuasa untuk diarahkan ke kantor mereka, alamat nya di Komplek Tebet "Gedung Selmxx lt.x", Jl Asem Baris Raya No xxA Kebon Baru - Tebet.

Hari ini datang lagi pak , orang dari bank "M", menanyakan mengenai tagihan saya yang telah bunga berbunga, saya bicara langsung via hp adik saya yang dirumah, saya katakan saya memakai jasa pengacara tsb dan mrk bilang mereka sudah pernah kesana dan hanya di beri uang sedikit.

Saya bilang itikad saya cuma 1, saya ingin melunasi, hanya saja mereka yang selalu bilang sedang dalam proses, sabar pak...sabar pak...

Saya lalu menanyakan ke mereka, saya harus sabar sampai kapan sedangkan angka terus membengkak, dan bagaimana dengan transaksi2 yang bukan saya lakukan?

Org yang mengaku dr bank "M", menanyakan saya sanggup bayar berapa, dan mereka menawarkan untuk membayar 1juta dahulu utk menghentikan bunga nya.

Apa yang harus saya perbuat pak  Siregar? mungkin Tuhan akan menolong saya melalui bapak, mohon petunjuk nya pak .

Terimakasih banyak atas kesediaan pak  untuk mendengarkan masalah saya Berikut adalah no rek yang biasa saya transfer untuk bayar fee, BCA 27217530xx, a/n Sujatmxxx

Berarti udh bayar brp ke mereka termasuk yg mereka ambil sendiri dari kartu kreditnya

Fee saya 25jt pak, sampai saya jual motor pak  utk bayar fee mereka, sedangkan pemakaian saya saat penyerahan kartu hanya sebatas sisa hutang saya dan beberapa cicilan yang belom lunas.

Jadi mereka tanpa saya tau, menggesek semua kartu saya sampai batas limit yang diberikan bank. Saya takut jika mereka benar2 menipu saya, sedangkan tagihan saya belom ada yang terselesaikan sampai saat ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4