Mohon tunggu...
Tempat Pengungsian Puisi
Tempat Pengungsian Puisi Mohon Tunggu... Buruh - ⛺

404 (not found), 410 (gone), or 301 (permanent redirect)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Air Mata Kunang-kunang

21 Juli 2021   21:31 Diperbarui: 21 Juli 2021   21:47 62 9 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Air Mata Kunang-kunang
Pixabay.com

Malam lain
Tak seperti kemarin
Di mana kunang-kunang datang
Dan gerimis pun berkurang

Malam semakin
Ditelanjangi ingin
Di mana celoteh angin tak bisa diam
Namun percakapan angan kian terbenam

Perih menggenggam
Menenteng hitam
Jejak-jejak membekas
Langkah-langkah malam beranjak lekas

Malam berbeda
Seperti menggoda
Di mana lentera kehabisan sinar
Dan kenangan masih insomnia didalam kamar

Malam kelam
Membebani pilu yang terdalam
Di mana kunang-kunang pernah datang dengan kerlap-kerlip cerita
Dan kemudian pulang meninggalkan bekas kecupan air mata di kening jendela

Sesak menginap
Menghirup gelap
Rintik-rintik gerimis bersahutan
Tangan-tangan malam kembali menangkap rindu yang berkunang-kunang ditengah hujan

***

Puhid Akhdiyat

21/07/21.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x