Puhid Akhdiyat Septana
Puhid Akhdiyat Septana 神のしもべ

"Menepati janji yang terpenting adalah sholat tepat pada waktunya." (Self Reminder)

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Sabu dan Korupsi, Lebih Terpuji Siapa?

15 Maret 2019   22:37 Diperbarui: 23 Maret 2019   15:05 138 7 3
Sabu dan Korupsi, Lebih Terpuji Siapa?
dokpri.Aa Vs romi kaca

Seperti halnya cuitan bijak yang pernah berkicau: "Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, Baunya pasti tercium juga". Begitulah nasib malang kini tengah membusanai petinggi Partai Ka'bah Gus Romi di Hari  Jumat (15/3) yang penuh berkah ini. Bagaimana bisa?

Seorang pembisik Presiden yang satu ini kok bisa? Sampai terciduk tangan-tangan Jahil  KPK terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

KPK menyebut :"OTT kali ini melibatkan anggota DPR, pejabat di Kemenag, dan pihak swasta."

Kejadian memalukan tersebut kemudian membuat kubu sebelah mengernyitkan dahi dan bertanya-tanya. (Seharusnya kan semua yang berbau 01 itu tervaksinasi kebal hukum).* Au ah gelap..

Tak di nyana reputasi penjilat dengan wewangian surga yang sempat mengharumkan ruangan istana ini,

Lantas seperti sedang terpleset di kubangan kotorannya sendiri. Sungguh Apes sekali. (Tapi yang saya salut televisi pemerintah tak malu-malu untuk mereklamekan kasus yang mencoreng citra malaikat mereka yang terkenal anti korupsi). *Nah gitu dong nih saya kasih simbol ngupil

Hmm,
Apakah kasus menjijikkan dari tangan kanan Orang No.1 di Negeri ini mampu membuat sang Presiden KAGET atau bahkan GREGETAN, Kita lihat saja nanti tanggapan beliau.(Semoga saja KPK salah tangkap dan mengganti Gus Romi dengan tersangka lain seperti halnya dengan  kasus silam dimana doa Mbah Moen yang salah ucap berhasil dia Laundry). *Hihi ngarep banget ya bong

Sabu vs Korupsi
Lebih Terpuji mana?

Sebagaimana yang kita ketahui sebelumnya Politikus Partai Demokrat Andi Arief ditangkap kepolisian di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat tertangkap tangan sedang ber-romansa dengan sabu. Minggu (3/3/2019). 

Kasusnya bahkan sempat jadi bahan bulan-bulanan kubu petahana,
Mereka seolah mendapat undian doorprice milyaran rupiah sehingga mereka mampu berfoya-foya menyerang habis kubu penantang dengan issue narkoba ini.

SABU (Nakoba)

Jika ditarik benang merahnya, Kejahatan narkoba apalagi oknum tersebut hanya penikmat bukan bandar besar atau Pebisnis barang haram ini. Tentunya berdampak negatif hanya nama pada kerusakan sistem tubuh dan sakunya sendiri.

Namun berhubung kebetulan yang terjerat seorang politisi kenamaan, apalagi beliau sempat menghebohkan jagat maya  akibat cuitannya "7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos". Maka mau tak mau Aibnya itu secara langsung membusukkan nama baik keluarganya sendiri terlebih nama besar partai dan pastinya nama harum paslon capres yang diusungnya.*Berhubung cuma penikmat bang AA cuma direhab aja kok bong.

KORUPSI (Transaksi Jabatan)

Sedangkan kasus korupsi sendiri masih menjadi musuh terbesar bangsa ini. Seakan sudah membudaya di tangan-tangan politikus yang nakal.

Jenis-jenis korupsi pun beraneka motif. Namun kasus Korupsi romi sendiri seperti dilansir CNN indonesia. "Transaksi ini diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kemenag baik di pusat maupun daerah," kata Febri di KPK, Jumat (15/3).

dokpri
dokpri
Hadeuuh,
Pantas saja Agama di Negara kita di obok-obok sebegitu rupanya,
Lha wong jabatan kementerian negara saja diperdagangkan.
*Ini yg mabok agama siapa ya?preet

Tak heran jika banyak sekali lahirnya kebijakan-kebijakan kontroversinya.
yang saya tidak mau menyebutkan contohnya.(Semua Kampret pun sudah paham)

Lebih terpuji siapa?

Menyoal pertanyaan ini , Nampaknya keduanya bukan hal terpuji. Namun kalau disuruh pilih yang mana , yang waras pasti tahu kudu dukung paslon yang mana.*

*Salam waras (bukan kaleng-kaleng)
17 april jangan sakit ya. Oh iya suara anda itu akan diminta pertanggung jawaban di akhirat lho. (kalau masih ragu istikharah ya)

Cirebon, 15 Maret 2019

facebook.com/militan keadilan-M K
facebook.com/militan keadilan-M K