Mohon tunggu...
Pudji Widodo
Pudji Widodo Mohon Tunggu... Pemerhati Kesehatan Militer.

Satya Dharma Wira FK UNDIP.

Selanjutnya

Tutup

Karir Pilihan

Selamat Datang Kadet Fakultas Kedokteran Unhan

24 September 2020   02:46 Diperbarui: 24 September 2020   15:28 3099 20 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Selamat Datang Kadet Fakultas Kedokteran Unhan
pmb.unnur.ac.id

Oleh : Pudji Widodo   

 Kesehatan milliter dalam soft power diplomacy

 Pada tanggal 15 -- 21 Desember 2014 satu delegasi Indonesia yang dipimpin Rektor Unhan  Mayjen TNI (Mar) Dr. Syaiful Anwar berkunjung ke Serbia sebagai tindak lanjut ditandatanganinya Nota Kesepahaman kerjasama pertahanan Indonesia dengan Serbia. 

Delegasi Indonesia tersebut mengunjungi Military Academy, Military Medical Academy, National Defense College and Strategic Research Institute Republik Serbia. 

Sebelumnya delegasi Indonesia yang lain dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI juga melakukan kegiatan yang sama dalam rangka kerja sama industri pertahanan. 

Di bidang pendidikan dan latihan Republik Serbia menawarkan proposal kerja sama pendidikan profesi militer setingkat Sesko Angkatan maupun Sesko Gabungan. Serbia yang maju di bidang kedokteran militer juga menawarkan pendidikan dan latihan bidang kesehatan <1>.

Selain kerja sama bilateral, melalui berbagai forum Kesehatan TNI melaksanakan kerjasama multilateral yang diformalkan dalam bentuk organisasi International Committe of Military Medicine (ICMM)

Lima tahun yang lalu Indonesia menjadi tuan rumah Konggres ICMM di Bali yang dihadiri 750 peserta dari 114 negara anggota. Tiga hal pokok yang mendasari forum ICMM yaitu patnership. Interoperabilitas serta pertukaran pengetahuan dan ilmu kedokteran militer <2>. 

Dengan demikian ICMM merupakan bentuk peran aktif Kemhan RI dan TNI melaksanakan soft power diplomacy.  Kerja sama antar kesehatan militer juga dilaksanakan melalui forum ASEAN Centre of Military Medicine (ACMM). 

ACMM adalah bagian dari ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM) yang merupakan wadah negara ASEAN melaksanakan diplomasi pertahanan.

Kerja sama multilateral kesehatan militer bukan hanya dilaksanakan pada saat situasi normal. Dalam situasi pandemi Covid-19 pun kegiatan multilateral dilaksanakan dan memberi arti penting perlunya seluruh dunia bahu membahu mengatasi persoalan bencana kesehatan tersebut dengan lebih mengedepankan kemanusiaan dari pada perbedaan pandangan politik. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
VIDEO PILIHAN