Mohon tunggu...
Putri Amanda Pratiwi
Putri Amanda Pratiwi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi FIS UNJ

Pendidikan Sosiologi 2020

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Bentuk Ukhuwah Islamiyah pada Masa Sekarang

16 Juni 2021   21:56 Diperbarui: 17 Juni 2021   08:53 2501
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Islam mengenal konsep persaudaraan yang disebut ukhuwah. Secara bahasa, ukhuwah berasal dari kata akha, yang pada dasarnya berarti "perhatian". Kemudian arti akha berkembang menjadi saudara atau teman.

Secara umum, ukhuwah dibagi menjadi tiga jenis, yaitu ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.

Ini penjelasannya:

* Ukhuwah Islamiyah 

Berarti persaudaraan dalam Islam atau persaudaraan antar sesama muslim pada hakikatnya. Konsep ini mengajarkan bahwa setiap Muslim adalah saudara Muslim lainnya.

Seorang Muslim harus memperlakukan Muslim lain sebagai saudaranya, terlepas dari keturunan, kebangsaan atau pertimbangan lainnya.

* Ukhuwah Wathaniyah

Wathan berarti kampung halaman, tempat lahir, atau tanah air. Jadi, ukhuwah wathaniyah adalah bersaudara dalam arti sebangsa, walaupun tidak seagama atau berbeda ras.

* Ukhuwah Insaniyah

Insan artinya manusia. Oleh karena itu, ukhuwah insaniyah adalah persaudaraan yang lebih luas, yaitu persaudaraan antar manusia di seluruh dunia.

Kasus ukhuwah saat ini, salah satunya adalah penderitaan yang dialami rakyat Palestina. Penderitaan yang juga menjadi trauma bagi semua orang, tanpa memandang agama, suku, atau negara. Sebab, Habib Husein mengutip Saidina Ali bin Abi Thalib, siapa pun yang bukan saudara seagama adalah saudara sesama umat manusia. Perjuangan kemerdekaan Palestina dari belenggu penjajahan dan penjarahan Israel merupakan wujud persaudaraan sesama manusia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun