Mohon tunggu...
Satria Imam Syuhada
Satria Imam Syuhada Mohon Tunggu...

KRITIS, ARTIKEL DIBLOKIR? BUAT LAGI ! AYO MAJU BISMILLAH

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Cie Gaul, Perawan Nggak?

29 Oktober 2015   12:06 Diperbarui: 30 Oktober 2015   17:08 143 1 0 Mohon Tunggu...

Dikatakan bahwa Indoenesia negara yang murah dalam sosialisasi, itu hal bagus, mengingat para visitor asing yang datang menilai positif Indonesia dan mengindahkan aspek Hubungan baik.

Akhir-akhir ini Warga Indonesia terutama para remaja dari kalangan SMP dan SMA membuat hal itu sebagai hal lumrah dalam tanda kutip “pergaulan”, hal ini wajar mengingat mereka bertemu terus menerus di sekolah, dan lingkungan bermain, namun, hal yang sangat disayangkan adalah hal lumrah dalam tanda kutip “pergaulan bebas”, apa yang di usungkan tentang hubungan kontak telah berubah menjadi hubungan intim. Betapa terkejutnya saya setelah mengetahui bahwa dari kalangan SMP dan SMA Indonesia, KPAI (KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA) menyebutkan presentase 62,7 % Remaja remaja ini sudah tidak perawan lagi. Apa apaan ini, kaum sisanya dianggap kudet tak tau pergaulan, anak rumahan jadi anak pembullyan, anak keluar malam pulang subuh dianggap kaum keren berintegritas, memang bodoh.

Indikasi ini terlepas dari pengawasan orang tua, ataupun dari anak yang bodoh nan durhaka, ini cukup memukul kita bagi bangsa yang mayoritas umat Islam. Hal ini aneh kenapa diwajarkan dalam hal berkontak dengan lawan jenis, berawal dari berkenalan, bersentuhan dalam hal ini meningkatkan kebodohan, meraba raba, pelukan, bercumbu, dan akhirnya sex bebas. Jikalau ini disesali pun tak akan berubah, kalian sudah tidak perawan. Bahkan mereka berhijab, dan merusak pandangan nurani.

Jika saja dipikir sejenak lagi pergaulan malam pun dilengkapi dengan grosir sewa selimut hidup di pinggir jalanan, ini faktor eksternal yang dibiarkan pemerintah, dan konyol jika dibuat daerah terpojok bagi yang mau freesex, ini indikasi support pemerintah dalam meningkatkan presentasi tidak perawan.

Terlepas dalam hal itu, Pergaulan juga menghilangkan keperjakaan, namun tentu perempuan amat dirugikan, disayangkan juga hal ini terus meningkat presentasinya. Ingatlah penyesalan datangnya terakhir, ingatlah bahwa orang tua membesarkan kita dengan harapan baik, dan terakhir ingatlah wahai anak “gaul” yang keren, bahwa neraka memang masih muat untuk kalian pecinta “pergaulan bebas”.

Salam pemuda perjaka halal.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x