SUKARELAWAN POLITIK, MEMBANTU ATAU MERESAHKAN PUBLIK?

12 Februari 2019
  • Setiap kali penyelenggaraan pemilu, kehadiran sukarelawan acapkali dianggap penting bagi para partai politik. Selain membantu menyebarkan visi dan misi partai, sukarelawan ini mampu menjangkau dan mendekatkan calon kepada pemilih.

    Namun, sayangnya sampai saat ini sukarelawan tidak diatur dalam peraturab perundang-undangan pemilu. Berbeda dengan tim pemenangan, yang artinya setiap kali ada pelanggaran pemilu para sukarelawan ini begitu "liar". Sebagai contoh, pemasangan baliho atau alat kampanye lainnya yang tidak terkoordinir. Menurut Kompasianer, bagaimana tanggapan terkait kehadiran sukarelawan ini dalam setiap pemilu? Apakah membantu atau justru meresahkan?

    Relawan itu ujung tombak.Soal prilaku relawan dilapangan tergantung koordinator. Tinggal bagaimana sistem kerja dibangun agar relawan mampu menarik simpatik bukan malah menuai antipati masyarakat +

    ferdi ardianto edit mobile
    meresahkan +

    Yudel Neno (Fresophya)
    Kehadiran mereka akan meresahkan jika tidak ada aturan yang mengikat +

    Arif Meftah Hidayat
    Sebenarnya masih sangat bisa diperdebatkan. Tetapi terdapat kecenderungan mereka justru meresahkan masyarakat. terlebih masyarakat di dunia maya. Mereka adalah yang lebih sering menyebarkan berita yang sumber dan kebenaarnnya belum terverifiasi. +

    Rindu Aprilia
    Membantu, karena yang namanya sukarelawan, pasti datang dari lubuk hati yang dalam. +

    AlSayyid Jumianto
    Meresahkan publik apalagi pakai maksa2 kasih stiker atau gembor2kan knalpot dan sengaja memaku pohon utk pasang baliho orang yang didukungnya +