PENYAMBUTAN RAJA SALMAN TERLALU BERLEBIHAN

27 Februari 20178 bulan lalu

Kedatangan Raja Salman, pemimpin tertinggi Arab Saudi pada 1 hingga 9 Maret mendatang mengundang antusiasme berbeda.Bahkan penyambutan kedatangan orang nomor satu di Arab Saudi ini akan dilakukan secara khusus. Presiden Joko Widodo pun dikabarkan akan menyambut dan menjemput secara langsung di Bandara Halim Perdanakusumah. Berbagai persiapan pun dilakukan dan nantinya Raja Salman akan disambut secara kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor. Namun melihat opini yang tersebar di dunia maya, tidak sedikit yang menilai bahwa penyambutan ini terlalu berlebihan. Kompasianer, menurut pendapat Anda setujukah Anda jika apakah penyambutan pemerintah pada kedatangan Raja Salman ini berlebihan?

9 PRO
  • Bunga Amelia R
    18 Mei 20175 bulan lalu

    iya berlebihan, mungkin karena sudah puluhan tahun tidak berkunjung ke Indonesia dari kunjungan terakhirnya

FADHLU RAHMAN Apa alasannya penyambutan yang dilakukan jokowi dan orang orang yang menyambutnya itu berlebihan? anda belum memberikan alasan itu dikatakan berlebihan. anda baru mengatakan penyebab dari orang yang menyambutnya dengan cara itu bukan pada penilaian berlebihan atau tidak berlebihannya.
FADHLU RAHMAN Apa alasannya penyambutan yang dilakukan jokowi dan orang orang yang menyambutnya itu berlebihan? anda belum memberikan alasan itu dikatakan berlebihan. anda baru mengatakan penyebab dari orang yang menyambutnya dengan cara itu bukan pada penilaian berlebihan atau tidak berlebihannya.
  • Hidayat Harsudi
    06 Maret 20178 bulan lalu

    Terlalu berlebihan baik dalam penyambutan maupun peliputan media mainstream.

  • Ade Ivan Al-Haroma
    06 Maret 20178 bulan lalu

    pemberitaan media begitu heboh. tak seperti divestasi freeport

KONTRA 8
  • Canggi Makmur
    21 Maret 20177 bulan lalu

    Saya tidak masalah dengan penyambutan semewah apapun, namun jangan sampe pemimpin negara lain yang menjadi tamu diberi sentimen negatif ( padahal memberi investasi yang lebih besar di negara ini ). contohnya cina dan amerika, padahal mereka berinvestasi jauh lebih besar ke Indonesia hanya saja mereka bukan negara islam

Emmanuel Astokodatu apakah setiap orang yang menilai pemimpin negara lain dengan penilaian berlebihan itu berarti memandangnya negatif? apakah yang mereka nilai itu pemimpinnya? atau penyambutannya?
  • Disoul
    21 Maret 20177 bulan lalu

    biasa aja

  • Mobit Putro W.
    08 Maret 20178 bulan lalu

    Tidak, hal itu biasa saja. Karena ketika Jokowi ke sana juga sambutannya hampir sama. Bedanya Raja Salman adalah raja yang memang memiliki kelebihan dari pimpinan negara lainnya.

  • Muhammad Eka Suheri
    08 Maret 20178 bulan lalu

    Menurut saya itu tindakan yang wajar saja karena jarang sekali Indonesia kedatangan tamu yang di nilai akan memabawa dampak positif bagi indonesia.

  • luhut simor
    07 Maret 20178 bulan lalu

    Segala sesuatu tentang Protokoler Tamu Negara sudah dibicarakan dan diatur sesuai ketentuan dan yang diluar ketentuan.
    Itulah kehebatan Indonesia terhadap negara lain sangat baik dan terbuka, demikian juga dengan rakyatnya. Bapak Presiden RI beserta jajaran sudah memperkenalkan "INDONESIA TERKINI" sebagai Negara "DEMOKRASI & MODERN" yang memiliki Visi sangat Jelas Kedepan "MASYARAKAT ADIL MAKMUR MATERIAL DAN SPIRITUAL" itulah Indonesia sejati NKRI.
    Kedatangan Raja Arab yang mulia ini menjelaskan kepada Dunia siapa Negara Republik Indonesia dan Apa Hakikinya Kerajaan Islam dan Keimanannya. Perhelatan Luar Biasa.