PAJAK SEPEDA MOTOR ITU MEMBEBANKAN

29 November 2018
  • Jika terpilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji akan merealisasikan setidaknya 2 program: (1) Rancangan Undang-Undang Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan (2) pemberlakuan SIM seumur hidup. 

    Tetapi apakahkedua program tersebut cukup realistis untuk dilaksanakan? Jika tidak dari pajak kendaraan, lantas dari mana sumber pendapatan daerah? Padahal selama ini pajak sepeda motor berjasa menopang sekitar 7 sampai 8 persen dari total APBD. Bagaimana menurut Kompasianer?

    Deddy Husein Suryanto - 06 Desember 2018

    Pajak kendaraan adalah prasyarat mutlak terhadap pilihan dari upaya memiliki harta bergerak. Kalau tidak mau kena pajak, ya jangan beli kendaraan. Hari gini, masih minta keringanan. Kalau kendaraan tidak terkena pajak, bakal berapa juta kendaraan lagi yg akan memadati setiap ruas jalan di negara ini? +

    Reza Iskandar M - 05 Desember 2018

    Pajak kendaraan bermotor membebani? Benarkah? Kalau benar pajak kendaraan bermotor membebani lalu kenapa pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia selalu naik setiap tahunnya? +

    ILHAM SUMARGA - 04 Desember 2018

    Tatkala pilihan di tetapkan maka konsekuensi menjadi sebuah keharusan. Prinsip itu yang harus menjadi pegangan, yang artinya: jika kita berani punya kendaraan bermotor, maka berani menanggung segala bebannya. Bisa dalam hal konsumsi bensin, perawatan, hingga pajak kendaraan. Kalau pajak kendaraan di tiadaka, bisa jadi pengguna kendaraan semakin banyak. Dan fungsi regulasi tidak akan menjadi baik. Kalau pun mau memilih policy, lebih baik berorientasi jangka panjang yang bisa mensejahterakan masyarakat. Semoga bermanfaat~ +

    Abidin - 01 Desember 2018

    Ini yang dinamakan kurang tepat sasaran dalam kebijakan, bidik yang kurang tepat melahirkan kebijakan yang kurang relevan, karena masih banyak yang perlu di perhatikan selain hal demikian, pajak motor mau ada atau tidak , tidak terlalu berpengaruh dengan hajat hidup orang banyak , hal paling mendasar berpikirlah bagaimana rakyat bisa makan dan mendapatkan akses dengan mudah pada kesejahteraan. +

    Den Ciput - 01 Desember 2018

    Aduh... Saat kayak gini kayaknya bukan waktu yang tepat menebar janji deh. Koreksi aja track record.. Kayak yang sudah-sudah, pemilih lebih pintar menilai, tak perlu dijanjikan apa-apa lagi.. +

    Bang Pilot

    Bang Pilot - 09 Desember 2018

    Di Indonesia ini jenis pajak sdh terlalu banyak, tetapi penggunaannya tidak transparan. Dulu ada orang yg berjanji mau bikin e budgeting. Katanya 2 minggu udah kelar. Eh.... ini udah hampir 5 tahun, realisasinya gak juga ada. +

    arief syahnakri

    arief syahnakri - 08 Desember 2018

    Kebijakan yang ingin memecahkan secara singkat tetapi tanpa pemikiran panjang. Pajak yang murah juga relatif, representasi kata "murah" juga berbeda untuk masyarakat yang menengah ke atas dan menengah ke bawah. Oke, kita bayangkan pajak tersebut memang benar-benar murah, bukankah itu menambah volume kendaraan di kota-kota besar? Yaaa seperti kisah yang sudah biasa, MACET. Lebih baik dana tersebut untuk meningkatkan transportasi umum yang membutuhkan banyak perkembangan seperti angkot, bus, krl, dan juga yang akan datang mrt. Untuk sim seumur hidup juga gak kalah abstraknya. Yang 5 tahun sekali saja, pengendaranya masih gak ngerti sen ke kanan itu tandanya mau ke kanan bukan sebaliknya. Lebih baik dibenahi lagi bagaimana tes mendapatkan sim tersebut. Tes yang muter-muter gak jelas itu ga berpengaruh amat. +

    Sigit Santoso

    Sigit Santoso - 07 Desember 2018

    diganti pajak service motor aja +

    Hamdanul Fain

    Hamdanul Fain - 06 Desember 2018

    Pertama, sebaiknya PKS jangan terlalu banyak berjanji. Kedua, Pajak sepeda motor membebani atau tidak, itu relatif, sangat membebani jika pemiliknya adalah orang kurang mampu atau miskin. Tidak terlalu membebani jika pemiliknya orang kelas menengah. Sangat tidak membebani jika pemiliknya adalah orang kaya. Menurut saya, fokuskan saja ide-ide ke arah penyediaan public transport yang nyaman dan memadai. Supaya tidak perlu memiliki kendaraan pribadi, walhasil tak perlu bayar pajak sepeda motor, lha wong gak punya. +