Mohon tunggu...
Pringadi Abdi Surya
Pringadi Abdi Surya Mohon Tunggu... Pejalan kreatif

Lahir di Palembang. Menulis puisi, cerpen, dan novel. Instagram @pringadisurya. Catatan pribadi http://catatanpringadi.com Instagramnya @pringadisurya dan Twitter @pringadi_as

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Pempek Palembang: Sejarah dan Jenis-jenisnya

18 Mei 2017   14:54 Diperbarui: 18 Mei 2017   15:42 1183 4 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pempek Palembang: Sejarah dan Jenis-jenisnya
Pempek Kapal Selam - tokomesin.com

Siapa yang tak kenal pempek? Makanan yang terbuat dari sagu dan ikan ini begitu terkenal seantero nusantara. Siapa saja yang datang ke Palembang wajib menjadikannya oleh-oleh. Warung pempek pun menjamur di kota-kota lain selain Palembang. Nikmatnya memakan pempek dengan cuka adalah sebuah keniscayaan.

Pempek adalah makanan asli Palembang. Memang sih, ada yang bilang pempek ini tak ubahnya dumpling, makanan Cina, dijual oleh orang Cina yang pada abad itu banyak berada di Palembang yang merupakan kota perdagangan. Tapi, pempek murni dari Palembang lho. Hanya saja dulu namanya bukan pempek, melainkan kelesan. Di masa Kesultanan Palembang, kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu. Dinamakan kelesan juga karena makanan ini dikeles atau tahan disimpan lama.

Kelesan mulai dijual komersial pada zaman kolonialisme Belanda. Saat itu, orang Cina yang menguasai perdagangan. Termasuk penjual kelesan juga orang Cina. Satu versi mengatakan, karena yang menjual adalah orang Cina, maka ketika pembeli datang, mereka memanggil "Pek, Apek" (sebutan untuk pria tua Cina). "Pek, Apek" inilah yang kemudian berubah menjadi pempek. Namun, versi budayawan Palembang mengatakan, penjual kelesan dulu dipanggil Empek. Setiap kali hendak membeli, pembeli memanggil "Pek, Empek". Jadilah pempek.

Pada awalnya pempek palembang dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih. Karena ikan gabus juga mahal, kini digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Tapi yang lebih marak digunakan adalah jenis ikan laut seperti Tenggiri.

Ada banyak jenis pempek di Palembang. Baru-baru ini populer jenis baru, pempek beranak, yang diadaptasi dari bakso beranak. Nah, berikut nama pempek yang perlu kamu tahu dan wajib kamu coba:

1. Pempek Kapal Selam

Pempek kapal salam adalah jenis pempek yang paling populer. Bentuknya dibuat mirip kapal selam tempo dulu. Pempek ini berisi satu telor utuh. Juga sering disebut pempek telok besak.

2. Pempek Lenjer

Pempek Lenjer - pempekkita.com
Pempek Lenjer - pempekkita.com
Pempek lenjer adalah pempek yang berbentuk silinder, panjang. Dari bentuk panjang ini, kemudian dipotong jadi beberapa bagian. Pempek lenjer juga ada lagunya lho, dan lagunya menjadi salah satu lagu daerah di Palembang. Potongan liriknya: pempek lenjer, pempek lenjer, makan sikok pacak kelenger.

3. Pempek Pistel

Pempek Pistel - pempekkita.com
Pempek Pistel - pempekkita.com
Pempek pistel ini juga dibuat dari adonan lenjer, dan berbentuk seperti telor kecil. Bedanya adalah pada penutup bagian atas, pempek pistel ditutup dengan motif pistel. Isi Pempek pistel adalah parutan pepaya muda yang dimasak dengan santan. Di palembang pempek ini juga dikenal dengan nama pempek kates. Kates adalah sebutan masyarakat Palembang untuk buah pepaya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x