MIRANDA NASUTION
MIRANDA NASUTION

Tamatan FISIP USU Departemen Ilmu Komunikasi tahun 2007, pengalaman sebagai adm di collection suatu bank, dan juga pernah menjadi agen asuransi.

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

MLM

8 Oktober 2017   11:52 Diperbarui: 8 Oktober 2017   12:16 201 0 0

Kata multilevel marketing atau disingkat MLM berasal dari bahasa Inggris. Tiga kata ini dikaitkan dengan dua kata, yaitu direct selling. Berdasarkan sejarahnya, Direct Selling ini muncul ketika The California Perfume Company yang ada di New York mulai beroperasi di tahun 1886. Pendiri perusahaan ini adalah Dave Mc Connel. Mc Connel kemudian mempekerjakan Mrs. Albee yang dijadikan California Perfume Lady yang pertama dimana tugasnya adalah melakukan aktifitas penjualan secara langsung dari rumah ke rumah konsumen. Di tahun 1939, perusahaan ini berganti nama menjadi Avon. Mrs. Albee dijadikan seorang pioneer dari metode penjualan langsung atau direct selling.

Di Indonesia sendiri, bisnis MLM sudah masuk sejak tahun 80an. Tentu, dibutuhkan modal untuk bisa ikut bisnis MLM sehingga ada yang memanfaatkan dana pinjaman dengan memperhatikan suku bunga KTA dengan tujuan keuntungan yang didapat di bisnis MLM ini kan menutupi atau melunasi jumlah hutangnya atau tidak. Terlebih saat ini, sudah ada lebih dari sekitar 5.5 juta orang yang menjalankan bisnis ini dan sudah ada ratusan produk barang dan jasa yang dijual belikan di sistem MLM ini.

Sampai sekarang bisnis jaringan ini tetap semangat dalam beroperasi. Kalau saya tidak salah bisnis di bidang herbal sangat banyak menggunakan sistem ini. Perusahaan-perusahaan yang berbasis mlm ini memberikan manfaat dan pengaruh bagi pembeli atau konsumen dan juga bagi anggotanya. Manfaatnya adalah dapat menyehatkan diri/fisik dan juga kantong. namun, demikian mlm juga memiliki kekurangan. 

Dari salah satu sumber di internet ada beberapa kelebihannya, yaitu antara lain  proses mudah dan cepat, produk unik, anggota mlm memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan bermotivasi tinggi.  Sedangkan kekurangannya antara lain harga produk mahal, anggota banyak yang tidak bertahan lama, dan terkadang memicu sikap boros.  Di tahun 2017 ini, saya berharap bisnis mlm ini harus berubah menjadi lebih baik dan mengurangi hal negatifnya begitu juga tahun-tahun berikutnya. 

Semangat membangun bangsa dan hidup ekonomi Indonesia. 


https://koinworks.com/blog/sejarah-multi-level-marketing-di-dunia/

https://caradaninfo3.blogspot.co.id/2013/03/kelebihan-dan-kekurangan-bisnis-mlm.html