Mohon tunggu...
Priyantoilhami
Priyantoilhami Mohon Tunggu... Rapper

Seorang penulis, pembuat logo, storyteller koleksi label T-shirt.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

The Lord Cascading

9 Februari 2021   19:08 Diperbarui: 10 Februari 2021   10:14 101 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
The Lord Cascading
identifikasi-sidik-jari-ilustrasi-120427095434-552-60234f75d541df5b0b664572.jpg

Adakah hal yang tidak terlihat tetapi ada keberadaanya, atau sesuatu yang tidak nampak tetapi bisa kita rasakan. seperti Angin itulah tentang bagaimana sang pencipta itu ada, hingga semua orang akan menilai Tuhan ada dimana-mana. kerena itulah millyaran manusia yang hidup di dunia saat ini memanjatkan doa, meminta keselamatan, kesehatan atau bahkan dia memita dikasih sesuatu yang orang sering sebut sebagai rezeki. tetapi, bukankah Iblis itu adalah sesuatu Dzat juga yang tidak tampak.banyak orang mendapatkan berkat hidup melalui Iblis baik secara langsung maupun tidak langsung. secara tidak langsung ia beroleh dari mencuri, merampok, menipu, membunuh dsb. tapi, orang akan menilai ini adalah jalan yang salah!. 

jikalau secara langsung kemudian ia memberikan sebagai rezeki yang ia dapatkan dari iblis, kepada orang lain yang membutuhkan bukankah itu juga merupakan hal yang baik?, bukankah ini lebih mudah? bukankah, orang yang menerimanya juga menyebut sebagai rezeki walau tanpa ia tanya dari mana asalnya. lalu dari mana orang akan menilai ini adalah sesuatu yang salah ataupun kesesatan?

sesunguhnya, yang memberi rezeki itu tetaplah Tuhan. karena, ia telah membatasi pergerakan Iblis sebagai mana Allah berfirman tidak ada yang Iblis janjikan melaikan hayalah tipuan saja. sebagaimana pada hari penghakiman kelak seseorang tidak dapat bertangung jawab melaikan kepada dirinya sendiri dan apa yang ia perbuat semasa hidupnya didunia. sedangkan iblis mereka mencari teman untuk menuju ke neraka, sebagaimana keadilan Tuhan atas perbuatan Iblis dimasa lampau.

ingat, ciptaan dan keadilan tuhan itu berdasarkan oleh kenyataan. iblis ia menciptakan, tetapi berdasarkan oleh keajaiban. seperti seorang manusia yang mencari jalan tengah di setiap persoalan ataupun masalah dalam kehidupan, jalan Tuhan itu lurus walaupun itu tidak tampak, kasih Tuhan itu ada walaupun kita tidak merasakan kehadiranya. marilah kita renungkan melalui ciptaan dan keadilan Nya dari uraian berikut ini.

Ciptaan Nya

seperti pohon ataupun tumbuhan dari cabang ilmu biologi, kita bisa ketahui bahwa pada pohon terdapat sistem pengangkut zat makanan guna untuk menonpang pertumbuhan dan kehidupan dari pada pohon tersebut. Xilem adalah jaringan pembuluh yang berfungsi mengangkut air dan nutrisi yang diserap dari akar ke seluruh bagian tumbuhan. Sedangkan Floem, pada tumbuhan fungsinya mengangkut zat organik hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

belum lagi daun, pada daun terdapat suatu lubang kecil yang berfungsi sebagai pernafasan yang disebut dengan Stomata, bukankah segalanya serba tidak nampak? namun bisa kita ketahui melalui perantara atau dengan alat tertentu. tetapi saat Allah berfirman, jadi maka jadilah! di suatu padang pasir yang tandus dan kering tiba-tiba muncul Oase dengan rimbunan pohon kurma dan berbagai macam buah-buahan. apakah, jika kita menebang atau memotong satu pohon saja tidakkah memiliki sebagian unsur dari cabang ilmu biologi seperti yang diterangkan tadi?

Keadilan Nya

dari kisah Adam dan Eve, kita bisa mulai merenungkan melalui scenario kehidupan tentang bagaimana Allah memberikan peradilannya melalui apa yang ia ciptakan sendiri walaupun tidak terlihat. saat Adam dan Eve masih berada di Surga, diberikanlah larangan untuk tidak mendekati atau bahkan memakan dari pada buah dari pohon pengetahuan. tetapi Iblis dengan kecerdikanya ia menjelma menjadi seekor ular dan berbicaralah ular itu kepada Eve. makanlah! dari buah pohon pengetahuan itu maka kamu akan menjadi seperti Allah.

dalam renungan Eve, jikalau seekor Ular itu bisa berbicara denganya dengan jelas bukankah beroleh memakan buah dari pada pohon pengetahuan? lalu, bagaimana bila ia memakan buah dari pohon pengetahuan itu? bersama Adam kemudian mereka memetik dan memakan buah itu, lalu apa yang terjadi saat Allah datang bersembunyilah keduanya dibalik semak-semak diantara pohon yang ada di dalam Surga. lalu dipangilah, Adam Adam! dimanakah kamu? maka, diambilah daun diantara pohon yang ada di dalam Surga itu kemudian dipakailah untuk menutupi tubuh mereka berdua.

kemudian mendekatlah mereka kepada Allah. saat Allah bertanya, mengapa kamu berdua bersembunyi di balik pohon itu? kemudian Adam menjawab, ya Allah ternyata kami ini telanjangAllah menjawab, Lho! siapa yang kasih tahu kalau kamu ini telanjang? lihat, dari sini bisa kita simpulkan seseorang yang sudah diambil atau dicabut kemulianya, walaupun dia di hidup dunia yang sekarang dengan pakaianya, apakah dia bisa dinyatakan nyaman?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN