Emanuel Pratomo
Emanuel Pratomo Meneropong

twitter: @prattemm88 mail: prattemm@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola

Legenda Chelsea dan Norwich City Tersungkur, "Forza Inter Forever!"

21 Mei 2018   19:09 Diperbarui: 21 Mei 2018   19:08 794 0 0
Legenda Chelsea dan Norwich City Tersungkur, "Forza Inter Forever!"
Inter Forever (Foto: Twitter @Inter_id)

Setelah selama tujuh tahun absen dalam Liga Champions (UCL), Inter Milan akhirnya dapat kembali mencicipi kompetisi terelit di benua biru pada musim mendatang. Ini setelah berhasil finish di urutan empat besar klasemen Serie A, seusai mempecundangi tuan rumah Lazio 2-3 pada giornata ke-38lalu. 

Ngomong-ngomong UCL, tentu ingatan Interisti akan selalu teringat akan keberhasilan Inter meraih gelar Treble di tahun 2010, yaitu Serie-A, Coppa Italia dan UCL. Lalu bagaimana para pahlawan Inter tersebut saat ini? 

Sebagian para legenda Inter Milan yang dikenal dengan julukan Inter Forever ini, berkesempatan terbang ke tanah negerinya Ratu Elizabeth untuk melakukan pertandingan charity. Dua klub EPL yaitu Chelsea dan Norwich City bakal menurunkan para legendanya, untuk saling menjajal sisa-sisa masa kejayaannya bersama Inter Forever.

Inter Forever bertandang ke Stamford Bridge untuk menjajal para Chelsea Legends pada 19 Mei 2018 lalu, dimana charity ini untuk mengenang mendiang Ray Wilkins mantan bintang dan kapten Chelsea. 

Gianluca Vialli yang mendapatkan mandat sebagai pelatih tim Chelsea Legends. Sementara Juergen Klinsmann menukangi Inter Forever. 

Roberto Di Matteo membuka keunggulan bagi Chelsea Legends di menit ke-4. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tak mampu dijangkau oleh Francesco Toldo. 

Namun 16 menit kemudian Inter Forever mampu menyamakan kedudukkan 1-1, melalui sundulan Marco Materazzi setelah menerima umpan dari Esteban Cambiasso. 

Tak lama kemudian Toldo melakukan penyelamatan brilian dengan menjatuhkan diri, mementalkan tembakan keras Eidur Gudjohnsen di dalam kotak penalti. 

Setelah di menit ke-28 melakukan penyelamatan gemilang, Carlo Cudicini kembali melakukan penyelamatan sebanyak tiga kali dalam serangan yang datang beruntun berikutnya dari Inter Forever. 

Inter Forever sanggup membalikkan keadaan dengan lesakkan gol David Suazo di menit ke+40, setelah mendapatkan umpan terukur Cambiasso. Babak pertama berakhir dengan skor 1-2 bagi keunggulan sementara Inter Forever. 

Giliran kiper Sebastien Frey sambil terbang, melakukan penyelamatan gemilang dari serbuan tendangan Gudjohnsen di dalam kotak penalti pada babak kedua. 

Dua gol Giorgios Karagounis (68' & 80') menutup kemenangan bagi Inter Forever dengan skor 1-4. 

Selebrasi nostalgia 2010 Cambiasso & Zanetti di Stamford Bridge (Foto: Twitter @Inter_id)
Selebrasi nostalgia 2010 Cambiasso & Zanetti di Stamford Bridge (Foto: Twitter @Inter_id)
Susunan pemain:

Chelsea Legends: Carlo Cudicini, Frank Sinclair, Dennis Wise, Marcel Desailly, Frank Leboeuf, Dan Petrescu, Graeme Le Saux, Roberto Di Matteo, Jody Morris, Gianfranco Zola, Tore Andre Flo.... Subs: Hillario, Celestine Babayaro, Michael Essien, William Gallas, Pierluigi Casiraghi, Andriy Shevchenko, Michael Ballack, Danny Granville, Eidur Gudjohnsen, Juliano Belletti.

Inter Forever: Francesco Toldo, Walter Samuel, Francesco Colonnese, Cristian Chivu, Marco Materazzi, Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic, Houssine Kharja, Giorgios Karagounis, Youri Djorkaeff, Hernan Crespo... Subs: Sebastien Frey, Giuseppe Bergomi, Giuseppe Baresi, Massimo Paganin, Alessandro Bianchi, Nicola Berti, Ousmane Dabo, David Suazo, Juergen Klinsmann.

Foto bersama Chelsea Legends & Inter Forever (Foto: Twitter @inter_id)
Foto bersama Chelsea Legends & Inter Forever (Foto: Twitter @inter_id)
Sehari kemudian...

Inter Forever bertandang ke Carrow Road, untuk menjajal Norwich City Legends dibawah manajer Mike Walker. Sementara komando pelatih Inter Forever berada ditangan Ricardo Ferri.

Pertandingan ini bertajuk penggalangan dana bagi pembangunan The Nest (CSF's new Hub), serta menandai perayaan penampilan Norwich City di Piala UEFA saat 25 tahun lalu. 

Inter Forever mendapatkan sebuah tendangan bebas berjarak kurang lebih 20 meter. Marco Materazzi dengan tendangan khas lengkungnya, mampu mengirim bola masuk ke sudut gawang Bryan Gunn pada menit ke-15. 

Gol Materazzi (Foto: Twitter @davefreezer)
Gol Materazzi (Foto: Twitter @davefreezer)
Sembilan menit kemudian Inter Forever unggul 0-2, setelah terjadinya gol bunuh diri dari John Polston.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2